Nasional
Mahfud Sebut TNI Kecolongan Soal Enzo, Menhan: Lagi Diperiksa
Senin, 12 Agu 2019 13:49
"Tapi kita lihat dulu, kan lagi diperiksa TNI. Saya nggak mau cawe-cawe (ikut-ikut) dulu lah. Nanti saya ambil alih nanya," kata Ryamizard di Grand Sahid Hotel, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).
Ryamizard mengatakan, saat ini TNI tengah mendalami keterkaitan Enzo dengan HTI. Menurutnya, prajurit TNI sebagai penjaga Pancasila harus memiliki jiwa Pancasila.
"Itu kan baru mau masuk. Saya suruh periksa. Kalau dia memang jiwa begitu (ikut HTI), nggak pantes. Karena TNI itu penjaga Pancasila. Gimana bisa jaga Pancasila kalau orang yang jaga nggak Pancasilais," lanjutnya.
"Nanti kita dalami. Kalau saya ngomong ngawur, ceritanya ngawur," ucapnya.
"(TNI) kecolongan menurut saya," kata Mahfud kepada wartawan di Yogyakarta, Jumat (9/8).
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut