Nasional
Maruf di Ponpes Demak: Sekarang Banyak Kiai Padahal Tak Pernah Mondok
Selasa, 05 Feb 2019 14:20
"Santri juga harus optimis. Sekarang banyak gerakan-gerakan ekstrem. Banyak kiai, padahal tidak pernah mondok. Itu 'dikiaikan' namanya. Sehingga santri harus belajar dari ulama yang mengawal dan membimbing, dengan adanya paham ekstrem," ujar Ma'ruf di ponpes yang berada di Dukuh Krasak, Desa Temuroso, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Selasa (5/2/2019).
Ma'ruf juga mengajak untuk mendirikan pesantren, mengikuti jejak ulama.
"Saya menangis, menangis kalau lihat Romo KH Makruf Amin. Ke depan apa yang menjadi hajat beliau semoga diijabahi oleh Allah," kata Gus Baidhowi.
"Mudah-mudahan mendapat berkah beliau alim ulama. Semoga Pondok Pesantren Krasak mendapat keberkahan dan kemanfaatan dari Allah," harapnya.
Sumber: detik.com
nasional
Pegadaian Hadirkan Operasi Katarak Gratis, Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Warga Sidoarjo
Sidoarjo-Komitmen PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya dalam mendukung kesehatan masyarakat kembali diwujudkan lmelalui pelaksanaan Program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 yang dilaksanakan di L
Begini Cara Pilih Hewan Kurban yang Tepat Menurut Dosen UMM, Jangan Tertipu hanya Melihat Badan Besar Saja
JAKARTA-Tak lama lagi Hari Raya Iduladha tiba. Aktivitas jual beli hewan kurban pun mulai ramai di berbagai daerah. Namun jangan sampai terkecoh saat membeli.Dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pe
Polres Dumai Luncurkan Program Jalur,CKG Untuk Warga Dan Bantuan Pangan
DUMAI- Polres Dumai melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) melaksanakan kegiatan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) di kawasan pesisir TPI Purnama, Kelurahan Purnama, Kecamatan Duma
Harga Cabai dan Sayuran di Pekanbaru Meroket Jelang Idul Adha
PEKANBARU-Jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Pekanbaru mulai merangkak naik. Kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai, bawang merah, hingga berb
Satreskrim Polres Kuansing Akhiri Pelarian Tersangka Persetubuhan Anak di Bawah Umur.
KUANSING-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil meringkus tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur setelah nyaris kabur selama enam bulan.Tersangka ber