Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Minta Anggaran PMN, PDIP: Emangnya Perusahaan Nenek Moyang?

Minta Anggaran PMN, PDIP: Emangnya Perusahaan Nenek Moyang?

Sabtu, 31 Okt 2015 16:42
Antara
Menteri BUMN Rini Soemarno
JAKARTA - Penyertaan Modal Negara (PMN) puluhan perusahaan di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditolak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan, dirinya binggung dengan ulah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang meminta anggaran PMN hingga triliunan rupiah.

Terlebih, proposal yang diajukan oleh Rini tidak mendasar, pasalnya dalam prososal tersebut hanya beberapa lembar kertas saja. Padahal, anggaran yang dimintanya cukup fantastis.

"Masa mau mendapatkan sekian triliun masa cuma dilampirkan beberapa lembar penjelasan? Ada lima lembar gitu. Emangnya ini badan usaha milik nenek moyang," ujar Hendrawan dalam diskusi yang diadakan Polemik Sindotrijaya Network, dengan tema Catatan APBN 2016, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (31/10/2015).

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengaku rekan-rekannya yang duduk di Komisi IX DPR juga binggung dengan proposal yang diajukan oleh Rini.

Sebab, dalam proposal tersebut tidak dijelaskan secara sepesifik dan signifikan, bahkan hanya terkesan asal-asalan.

"Kami (DPR) timbul pertanyaan target PMN apa sih? Itu enggak ada semua, enggak dijelaskan secara signifikan," tegasnya.

Berikut ini nama-nama BUMN yang direncanakan mendapat PMN dalam RAPBN 2016:

Penerima PMN dalam bentuk tunai:

1. Perum Bulog Rp2 triliun;

2. PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Rp500 miliar;

3. PT SMI (Persero) Rp5 triliun;

4. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Rp1 triliun;

5. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Rp1 triliun;

6. PT Hutama Karya (Persero) Rp3 triliun;

7. PT Wijaya Karya Tbk Rp3 triliun;

8. PT Pembangunan Perumahan Tbk Rp2 triliun;

9. PT Angkasa Pura II (Persero) Rp2 triliun;

10. PT Jasa Marga Tbk Rp1,25 triliun;

11. PT PLN (Persero) Rp10 triliun;

12. PT Geo Dipa Energi (Persero) Rp1,16 triliun;

13. PT Krakatau Steel Tbk Rp1,5 triliun;

14. PT Industri Kereta Api (Persero) Rp1 triliun;

15. PT Barata Indonesia (Persero) Rp500 miliar;

16. PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Rp500 miliar;

17. PT Askrindo (Persero) Rp500 miliar;

18. Perum Jamkrindo Rp500 miliar;

19. PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Rp500 miliar.

PMN untuk BUMN dalam bentuk nontunai:

1. PT Perikanan Nusantara (Persero) Rp29,4 miliar;

2. PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Rp692,5 miliar;

3. Perum Perumnas Rp235,4 miliar;

4. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Rp564,8 miliar;

5. PT Amarta Karya (Persero) Rp32,1 miliar;

‎6. PT Krakatau Steel Rp956,5 miliar‎.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.