Motif Dendam, Alasan Kelompok Teroris Bantai Tiga Warga
Kamis, 17 Sep 2015 09:14
"Ya itu kan dari hasil penyelidikan kita memang itu dilakukan oleh kelompok Santoso," ujar Badrodin saat dihubungi wartawan, Kamis (17/9/2015).
Tak hanya membunuh Nyoman Astika, kelompok teroris paling dicari di Indonesia ini, dilaporkan kembali melakukan aksi kejamnya pada 14 September dengan korban bernama Hengky (50), dan pada 15 September ditemukan kembali mayat warga yang belum diketahui identitasnya dalam kondisi penuh luka tusuk oleh Tim Gabungan Polres Parigi Moutong dan Brimob Polda Sulteng, di kilometer 10 dari Desa Salubunga, Kecamatan Sausu.
Menurut Badrodin, aksi teror ke masyarakat ini dilakukan pasca kontak tembak antara kelompok Santoso dengan aparat kepolisian pada Agustus lalu. Kelompok Santoso yang dikenal dengan nama Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu mengancam akan turun atau keluar dari hutan untuk membalas nyawa dan juga membunuh warga.
"Karena memang setelah kontak tembak, kemudian pada 16-19 Agustus 2015, kelompok ini memang sudah mulai mengancam akan turun, akan membalas nyawa, darah dibalas dengan darah, mereka juga telah membunuh warga," ungkap Badrodin.
Badrodin menambahkan, aksi terorisme itu dilakukan dipicu rasa dendam sehingga mereka tak segan melukai para warga.
"Siapa saja yang ditemuinya di sana. Ya itu aksi balas dendam. Karena itu juga membuat teror kepada masyarakat setempat," kata Badrodin.
Aparat kepolisian, lanjut Badrodin telah diinstruksikan untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris ini. Polisi juga akan mengamankan seluruh warga yang tinggal di daerah pedalaman agar kejadian ini tak terulang kembali.
"Kami sudah meminta untuk mengamankan seluruh warga yang ada di kebun-kebun, yang ada di ruas-ruas kali. Menjaga satu persatu ya, tentu enggak bisa, jadi kita tetap minta masyarakat untuk hati-hati, waspada dengan kelompok itu," pungkas Badrodin.
Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah
KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer
Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif
SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw
LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau
PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.
Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional
BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me