Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • MotoGP Mandalika, Ketua DPRD Minta Penerbangan ke NTB Dibenahi

Nasional

MotoGP Mandalika, Ketua DPRD Minta Penerbangan ke NTB Dibenahi

Selasa, 26 Feb 2019 09:17
Detik.com
MANDALIKA - DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah untuk membenahi terlebih dahulu konektivitas penerbangan memikirkan menjadi tuan rumah MotoGP 2021.

"Kami mendukung Lombok menjadi tuan rumah MotoGP. Tapi kondisi saat ini bagaimana kita menghidupkan konektivitas penerbangan yang masih jauh dari harapan. Itu mestinya yang dibenahi dulu," kata Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaedah di Mataram, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (26/2/2019).

Ia menilai, mahalnya harga tiket penerbangan ke Lombok dan penerapan bagasi berbayar berdampak pafa menurunnya kunjungan wisatawan ke NTB, khususnya Lombok.

Hal ini tentunya berdampak tidak baik bagi pariwisata NTB ke depan karena kata Isvie, ada ribuan orang yang bergantung pada sektor pariwisata itu.

Oleh karena itu, meskipun pelaksanaan MotoGP masih akan berlangsung pada 2021, ia mengingatkan pemerintah provinsi untyk terus mendesak pemerintah pusat agar menurunkan tarif tiket penerbangan tersebut.

"Harus sudah dimulai dari sekarang tidak perlu harus menunggu 2021. Aneh kita mau MotoGP, pesawat tidak ada, konektivitas penerbangan antar provinsi ditutup," ucapnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah provinsi tidak terlalu terbuai dengan rencana MotoGP katena saat ini yang paling utama bagaimana mengembalikan pemulihan pariwisata NTB setelah terpuruk dihantam pascagempa bumi ditambah mahalnya tiket pesawat dan pemberlakuan bagasi berbayar.

Hal senada diutarakan Ketua Komisi III DPRD NTB H Johan Rosihan yang meminta agar pemerintah provinsi betul-betul mempersiapkan aksebilitas konektivitas penerbangan sebelum MotoGP karena MotoGP tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada dukungan dari sektor lain. Salah satunya aksebilitas udara yang lancar, tidak seperti saat ini tiket penerbangan mahal.

"Ini yang perlu kita benahi dulu. Dipersiapkan jalur penerbangannya, masyarakat juga harus dilibatkan dan sebagainya," terangnya.

Selain konektivitas penerbangan yang tidak kalah penting ujar Johan yakni bagaimana membangun sumber daya manusia khususnya masyarakat di sekitar kawasan KEK Mandalika. Kemudian, terkait pembebasan lahan yang informasinya belum sepenuhnya "clear" di sekitar kawasan, termasuk kondisi lingkungan yang masih belum bersih serta bagaimana UMKM juga bisa merasakan dampak dari hadirnya pariwisata di tempat itu.

"Ketika kita ingin melihat MotoGP sukses, tidak ada lagi masalah-masalah di sekitarnya, apakah itu aksebilitas penerbangan, lingkungan yang tidak bersih, UMKM yang tidak terakomodir karena kita tidak ingin MotoGP ini menjadi tidak baik," katanya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.