Sabtu, 04 Jul 2026

Namanya Dicatut, Jokowi Justru Lembek

Rabu, 18 Nov 2015 08:28
Okezone
Presiden RI Joko Widodo
JAKARTA - Publik dihebohkan oleh pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam perpanjangan kontrak PT Freeport. Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Universitas Paramadina, Heldi Sahrazad menilai sebagai kepala negara, Jokowi seharusnya bertindak tegas. Namun, pada kenyataannya, presiden justru terkesan lembek menanggapi hal tersebut.

"Kepercayaan masyarakat luntur kalau presiden bersikap lemah," ujar Heldi kepada Okezone, Rabu (18/11/2015).

Heldi menambahkan, pernyataan Jokowi tidak sudi menerima duit dari Freeport juga harus dibuktikan. Terlebih, sebagai kepala pemerintahan, pencatutan nama yang melibatkan presiden dan wakil presiden merupakan preseden moral yang buruk dan memerlukan ketegasan.

"Dia (Jokowi) perlu menunjukkan visi yang jelas, siapapun yang melanggar kode etik harus dihentikan. Pencatutan nama presiden dan wakil presiden itu moral yang buruk. Presiden itu simbol negara, mestinya dia tegas, tapi ini malah lembek sekali," imbuhnya.

Khusus Menteri Energi dna Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Heldi menambahkan, sebagai seorang akuntan, ia dianggap tidak tepat menjabat sebagai Menteri ESDM yang mengurusi bidang pertambangan. Tidak heran, ia saat ini tengah mendapat sorotan publik atas kinerjanya yang tidak baik.

"Disitu ada persoalan, karena kinerja (Sudirman) juga tidak bagus dan dalam sorotan. Publik melihat dia mencari kesempatan. Jadi sementara dia punya problem legitimasi dan perlu diganti," sambungnya.

Meski demikian, laporan Sudirman kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait adanya anggota parlemen yang terlibat juga perlu dibuktikan. Namun, jika laporan itu tidak terbukti, Heldi menyebut hal tersebut hanya akan menjadi bumerang bagi Menteri ESDM itu sendiri.

"Buat saya Sudirman Said melaporkan ke MKD juga perlu. Tapi dalam pokok masalah ini, orang butuh transparansi dan akuntabilitas karena implikasi politiknya terkait publik," pungkasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 04 Jul 2026 09:40

    Bupati Siak Afni Zulkifli Kritik Pemotongan DBH, Bersama APKASI Desak Revisi UU Pemerintahan Daerah

    SIAK â€" Bupati Siak Afni Zulkifli mengkritik kebijakan pemerintah pusat terkait pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dinilai semakin membebani kondisi keuangan pemerintah daerah. Bersama Asosiasi Pe

  • Sabtu, 04 Jul 2026 09:37

    Plt Gubri Beri Apresiasi, Capaian IDL Riau Masuk 8 Daerah Tertinggi Nasional

    PEKANBARU - Capaian imunisasi di Provinsi Riau terus menunjukkan tren yang menggembirakan. Berdasarkan Dashboard Imunisasi Nasional per 26 Juni 2026, terus mengalami peningkatan untuk Imunisasi Dasar

  • Sabtu, 04 Jul 2026 09:35

    Cegah Kriminalitas Malam Hari, Personel Polsek Tanah Putih Gelar Patroli Blue Light

    TANAHPUTIH-Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Tanah Putih, Polres Rokan Hilir, melaksanakan Patroli Blue Light pada Jumat (3/7/2026) malam mulai pukul

  • Sabtu, 04 Jul 2026 09:32

    BRKS Mobile Hadirkan Fitur QRIS Cross Border Antarnegara di Pelabuhan Penumpang Internasional Dumai

    DUMAIâ€" PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) resmi menyatakan kesiapannya untuk mengawal percepatan akseptasi digitalisasi transaksi pembayaran di Provinsi Riau. Langkah ini ditandai dengan keikuts

  • Sabtu, 04 Jul 2026 09:28

    Wabup Bagus Buka Bengkalis Durian Fest 2026, Siap Jadikan Agenda Wisata Tahunan

    BENGKALIS-Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso resmi membuka Bengkalis Durian Fest 2026 di Lapangan Tugu Bengkalis, Jumat (3/7/2026). Festival durian perdana yang digagas Sanggar Renjana bersama Din

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor