Sabtu, 16 Mei 2026

Ngapain Pangeran Saudi ke Jalur Haji di Mina?

Senin, 28 Sep 2015 15:52
Reuters
Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud
JAKARTA - Beredar kabar bahwa Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud diduga sebagai biang keladi atas penyebab terjadinya tragedi Mina, Arab Saudi.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid, mempertanyakan Pangeran Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud yang menggangu lalu lintas para jamaah haji.

"Itu kan lintasan haji, Pangeran ngapain ke sana? Dia ke sana kalau jamaah haji, kalau haji pun pasti Pangeran tidak jalan kaki, pakai kendaraan saja, atau pakai proses VVIP," ujar Sodik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Karenanya, politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) juga sepakat dilakukannya investigasi penyebab musibah tersebut. Tetapi bukan lewat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

"OKI karena OKI sangat politik dan OKI-nya sendiri tercerai berai. Usulannya tidak harus atas nama OKI, tetapi atas nama negara negara Islam saja yang punya peduli kepada haji," pungkasnya.

Sebelumnya, media Arab melansir bahwa Pangeran Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud dituduh sebagai penyebab terjadinya Tragedi Mina yang menewaskan ratusan orang jemaah Haji di Mina, 24 September 2015 lalu.

Kehadiran putra Raja Salman itu diduga menyebabkan kepanikan yang menyebabkan terjadinya peristiwa tersebut.

Konvoi dari Mohammed bin Salman Al Saud, anak raja dan putra wakil putra mahkota Saudi yang beranggotakan 350 personel keamanan, melaju menembus kerumunan jemaah yang bergerak ke arah lokasi lempar jumrah dan menyebabkan kepanikan pada jutaan jemaah yang bergerak ke arah yang berlawanan sehingga menyebabkan tragedi.

Saksi juga mata membenarkan adanya penutupan dua jalan utama menuju ke lokasi lempar jumrah yang dilakukan petugas keamanan Saudi, sebelum salah satu ritual haji itu dilakukan. Penutupan itu bahkan dilakukan terhadap semua jalan ke lokasi setelah tragedi yang menewaskan 717 jemaah terjadi.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.