Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Novel Tolak Tim Gabungan, Polri: Tunggu Hasilnya, Kami Sedang Kerja

Nasional

Novel Tolak Tim Gabungan, Polri: Tunggu Hasilnya, Kami Sedang Kerja

Rabu, 16 Jan 2019 16:09
Detik.com
JAKARTA - Polri tak mempersoalkan penyidik KPK Novel Baswedan yang menolak tim gabungan penyidikan kasus teror penyiraman air keras. Polri mengatakan pihaknya sedang bekerja untuk menuntaskan kasus itu.

"Saudara NB (Novel Baswedan) juga saya baca di media-media menolak tim gabungan ini, silakan. Kita harus hargai lembaga resmi. Kami menghargai Koalisi Masyarakat Sipil terima kasih, tapi hargai dong kami juga menghargai lembaga resmi independen seperti Komnas HAM independen, tidak di bawah siapapun, tidak di bawah presiden, kita hargai, biarkan berjalan tunggu dong hasilnya," kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Iqbal meminta para pihak yang menuntut kasus ini segera terungkap untuk menunggu hasil kerja Polri. Dia menyebut tim menargetkan kasus ini bisa diungkap secepat mungkin.

"Tunggu hasilnya kami bekerja, saya kira itu. Tunggu hasilnya kami sedang bekerja tentunya dengan tim gabungan untuk membuat terang benderang kasus ini," ujarnya.

Dia juga menjanjikan kasus ini ditangani secara serius tanpa ditunda-tunda. Menurutnya, kasus yang dialami Novel merupakan salah satu prioritas untuk diselesaikan.

"Tidak ada urgensinya kami menunda-nunda pengungkapan kasus dan kasus ini apalagi melanda katakanlah seorang penyidik di KPK, kasus ini masuk dalam kategori prioritas bagi kami," ucapnya.

Novel Baswedan sebelumnya mengkritik tim gabungan bentukan Polri. Bagi Novel, tim itu bukanlah Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang diinginkannya.

"Kami meminta untuk dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta, bukan tim penyidik dan penyelidik. Bedanya apa dengan tim yang sebelumnya?" gugat Novel di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (15/1).


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.