Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • PAN Nilai Hadirnya Poros Ketiga Tetap Sulit Kalahkan Popularitas Jokowi

Nasional

PAN Nilai Hadirnya Poros Ketiga Tetap Sulit Kalahkan Popularitas Jokowi

Jumat, 09 Mar 2018 14:23

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menilai terbentuknya poros ketiga dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 bisa saja terjadi. Namun, ia meyakini sulit untuk bisa mengalahkan popularitas Joko Widodo (Jokowi) yang dijagokan kembali bertarung.

"Gini yah scara matematis poros ketiga mungkin, tapi kan saya katakan tidak mudah, satu Pak Jokowi popularitas tinggi. Tapi secara matematis mungkin walaupun tidak mudah karena syarat 20 persen," ujar Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

PAN diakui Zulkifli hingga saat ini belum menentukan arah dukungannya di Pilpres 2019 nanti, apakah akan dukung Jokowi atau mendukung Prabowo Subianto. Meskipun PAN sendiri sudah memunculkan nama Zulkifli sebagai capres. Termasuk belum menentukan sikapnya apakah akan ikut dalam poros ketiga atau tidak.

Pertemuan yang dilakukan sejumlah pengurus Partai Demokrat, PAN, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di salah satu mal di Jakarta, Kamis 8 Maret 2018 kemarin, menurut Zulkifli hanyalah silaturahim biasa.

"Menjajaki kan silaturahmi bisa saja. Kan bisa juga tanya tanya bagaimana sikap Demokrat, PKB dan PAN. Kan namanya ngopi aja boleh," jelas Zulkifli.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, pihaknya menyambut baik pertemuan perdana dengan Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa. Oleh karena itu, tak bisa dimungkiri kalau ke depannya akan ada diskusi lanjutan untuk membahas kemungkinan membentuk poros baru di perhelatan Pilpres 2019.

"Hasilnya ya kita tadi akan melakukan pertemuan-pertemuan lagi. Tapi sifatnya membicarakan halnya yang umum. Ada hal yang serius kita bahas, iya. Apakah ada hal yang definitif? Ya belum," ucap Eddy saat dihubungi.

Sebagaimana diketahui, isu kemunculan poros baru di Pilpres 2019 terus berembus. Hal itu untuk memunculkan capres alternatif selain Jokowi dan Prabowo Subianto. Jika ketiga partai ini berkoalisi, mereka memiliki tiket mengusung calon karena memenuhi ambang batas capres.

(Okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 11:31

    Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Bupati Bengkalis Hadiri Forum Konsultasi Publik Polres Bengkalis

    BENGKALIS-Bupati Bengkalis menghadiri kegiatan Forum Konsultasi Publik yang ditaja oleh Polres Bengkalis sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat sinergi antara kepolisian d

  • Rabu, 10 Jun 2026 11:29

    Tahun Ajaran Baru, Rahn BRK Syariah Jadi Solusi Cepat Penuhi Biaya Pendidikan Anak

    PEKANBARU-Memasuki tahun ajaran baru, kebutuhan biaya pendidikan seperti daftar ulang, seragam, buku, dan perlengkapan sekolah sering kali membutuhkan dana dalam waktu cepat. Untuk menjawab kebutuhan

  • Rabu, 10 Jun 2026 10:43

    Polsek Tanah Putih Pastikan Stok BBM di SPBU Aman, Distribusi dari Dumai Lancar

    TANAHPUTIH-Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan pengecekan stok BBM di SPBU 13.289.618 yang beralamat di Jalan Lintas

  • Rabu, 10 Jun 2026 10:41

    Balita, Ibu Hamil dan Menyusui di Inhu Nikmati MBG

    RENGAT-Tidak hanya siswa siswi di sekolah yang menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG), Balita dan ibu hamil serta ibu menyusui (3B) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) juga sudah mulai menikmati program

  • Rabu, 10 Jun 2026 10:22

    Polisi Cinta Petani Hadir di Tengah Warga, Polres Inhu Perkuat Ketahanan Pangan dari Sektor Pertanian dan Peternakan

    INHU â€" Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui program Polisi Cinta Petani. Program ini diwujudkan melalui kegiatan sambang dan pendam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.