Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • PPDI: Jokowi Sanggupi Gaji Perangkat Desa Setara ASN Golongan IIA

Nasional

PPDI: Jokowi Sanggupi Gaji Perangkat Desa Setara ASN Golongan IIA

Senin, 14 Jan 2019 13:26
Detik.com
Ketua Umum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Mujito.
JAKARTA - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menggelar silaturahmi dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketua Umum PPDI Mujito menyebut Jokowi menyanggupi akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait penghasilan perangkat desa.

"Jadi Pak Presiden dalam 2 minggu dari sekarang, maksimal, itu akan menerbitkan PP terkait dengan regulasi penghasilan tetap perangkat desa," kata Mujito saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Acara silaturahmi PPDI ini yang digelar di Istora Senayan ini dihadiri sekitar 40 ribu perangkat desa dari seluruh Indonesia. Mujito menyampaikan tuntutan perangkat desa yang meminta penghasilan mereka setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan IIA.

"Kita ingin perangkat desa itu penghasilannya adalah setara golongan IIA PNS. (Presiden Jokowi) udah menyanggupi," ujarnya.

Mujito pun menyampaikan terima kasih karena Jokowi dinilainya telah meningkatkan kesejahteraan desa melalui dana desa. Ia mengaku lega lantaran usulannya tentang gaji perangkat desa telah diterima Jokowi.

"Jadi alhamdulillah hari ini sudah clear, jadi sudah mencair. Hari ini kita sudah enjoy. Kami sangat mendukung kepada beliau Pak Presiden karena tuntutan kami sudah diterima," ucapnya.

Mujito menyampaikan pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari rapat tingkat menteri dengan PPDI pada 9 Januari 2018 lalu yang membahas penghasilan perangkat desa. Anggota PPDI lalu berkeinginan agar Presiden Jokowi sendiri yang menyampaikan hasil rapat tersebut.

"Jadi ke sini kami menyampaikan ribuan terima kasih dan ingin yang menyampaikan (hasil rapat) tanggal 9 itu adalah Pak Presiden sendiri. Hasilnya itu yang menyampaikan Pak Presiden (soal) pembahasan tentang PP tentang peningkatan kesejahteraan perangkat desa," tutur Mujito.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.