Sabtu, 16 Mei 2026

Partai Pendukung Diminta Tak Rongrong Jokowi

Kamis, 05 Nov 2015 08:27
ilustrasi
Jokowi-JK
JAKARTA - Partai politik pendukung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) diminta tidak lagi ikut campur dalam urusan reshuffle apalagi merongrong minta jatah menteri.

Menurut anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Fuad Bawazier, saat ini partai pengusung Jokowi-JK terlalu banyak ikut campur dan meminta jatah menteri. Hal itu mengakibatkan menteri yang duduk di Kabinet Kerja tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi setiap permasalahan.

"Makanya saya bilang ada yang KW 3, ada KW 4 dan kurang mumpuni, mohon partai politik ini jangan lagi menyodorkan ini nama menteri karena ini jatah partai, karena kepentingan partai. Jadi harus mengedepankan kepentingan nasional," ujar Fuad dalam sebuah diskusi bertema 'Satu Tahun Kabinet Keja, Harusnya Reshuffle Kedua, Siapa yang Kena?', di Jalan Tomang Raya, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Menurut Fuad, Presiden Jokowi harus mampu dan pandai bernegosiasi ke partai politik pendukungnya supaya bisa memahami kalau dirinyalah sebagai presiden yang mestinya memegang kendali penuh dalam pemerintahan.

"Makanya Jokowi harus harus pandai bernegosiasi ke partai supaya mendapatkan yang terbaik. Ini sekarang Jokowi dibutuhkan skill," katanya.

Fuad menambahkan, di Kabinet Kerja saat ini dirinya melihat ada beberapa menteri yang harus di-reshuffle, di antaranya menteri di bidang ekonomi dan menteri dalam bidang hukum. "Di bidang perekonomian ada beberapa pos-pos yang lemah, dan bidang penegakan hukum juga ada," pungkasnya.

Diketahui, partai pendukung Jokowi-JK tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), yang terdiri dari PDIP, PKB, PPP, Hanura, Nasdem, PKPI dan belakangan PAN turut menyatakan dukungan.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.