Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Minta Masyarakat Ikuti Perkembangan Konflik Thailand–Kamboja dari Sumber Resmi

Nasional,

Pemerintah Minta Masyarakat Ikuti Perkembangan Konflik Thailand–Kamboja dari Sumber Resmi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 25 Jul 2025 14:00
okezone.com
Pemerintah Indonesia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi konflik Thailand dan Kamboja yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat hendaknya mengakses informasi hanya dari lembaga resmi dan terpercaya.

“Situasi di perbatasan Thailand"Kamboja berkembang dinamis. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari sumber-sumber resmi, baik dari pemerintah kedua negara, Kemlu, maupun Kedutaan Besar RI di Bangkok dan Phnom Penh,” ujar Juru Bicara Kemlu, Rolliansyah ‘Roy’ Soemirat, Jumat (25/7/2025).

Imbauan ini muncul menyusul banyaknya informasi simpang siur dan tidak terverifikasi yang beredar di media sosial. Pemerintah khawatir informasi tidak akurat justru menimbulkan kepanikan, terutama bagi keluarga warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di kawasan terdampak.

Pemerintah memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban atau terdampak langsung dari ketegangan di wilayah perbatasan tersebut. Pemantauan aktif terus dilakukan oleh KBRI Bangkok dan KBRI Phnom Penh melalui komunikasi dengan otoritas setempat.

“Keselamatan WNI adalah prioritas kami. Namun yang tak kalah penting, masyarakat juga harus bijak menyikapi informasi dan menghindari menyebarluaskan berita yang belum pasti kebenarannya,” lanjut Roy Soemirat.

Pemerintah mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan kanal-kanal resmi seperti situs dan media sosial Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar untuk mendapatkan perkembangan terbaru secara valid.

Sebagai bagian dari upaya diplomatik, Menteri Luar Negeri RI juga telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Malaysia, yang saat ini menjabat sebagai Ketua ASEAN 2025, untuk mendorong penyelesaian damai melalui mekanisme regional.

“ASEAN punya peran penting sebagai pengaman kawasan. Indonesia percaya bahwa penyelesaian damai dapat tercapai jika semua pihak menjunjung tinggi prinsip-prinsip yang disepakati dalam Piagam ASEAN dan Traktat Persahabatan dan Kerja Sama,” pungkas Roy.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Senin, 01 Jun 2026 18:53

    Panglima TNI Hadiri Upacara Pemakaman Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.