Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pengamat: Reshuffle Sebaiknya Tunggu Hujan Turun

Pengamat: Reshuffle Sebaiknya Tunggu Hujan Turun

Senin, 02 Nov 2015 10:26
Okezone
Presiden RI Joko Widodo
JAKARTA – Pengamat politik senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai, langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan melakukan perombakan kabinet (reshuffle) dalam waktu dekat tidaklah tepat.

Menurut Siti, sepantasnya, presiden saat ini lebih memprioritaskan penanganan sejumlah pemasalahan, seperti kekeringan dan bencana kabut asap, ketimbang menangani urusan politik.

"Jika sudah hujan, kalau sudah enggak ada wilayah terdampak, kalau sudah enggak ada kabut asap, nafas masyarakat yang terdampak sudah enggak engap-engap, mungkin reshuffle deh," katanya kepada Okezone, Senin (2/11/2015).

Siti menambahkan, pemilihan waktu untuk me-reshuffle Kabinet Kerja dalam waktu dekat bisa menjadi bumerang buat Jokowi. "Reshuffle belum menjadi prioritas semestinya karena timingnya tidak tepat jika dilaksanakan saat ini. Dengan melakukan reshuffle, Jokowi justru akan dinilai buruk oleh publik, belum selesai masalah asap kok malah mementingkan masalah politik," ujar dia.

Siti menilai, pemilihan waktu pada reshuffle jilid pertama, dinilainya juga kurang efektif. Menurut Siti, seharusnya pada saat itu, Jokowi menata ulang, mengevaluasi kabinetnya, serta menjelaskan prospek program kerja yang dibangunnya itu akan seperti apa.

"Menata ulang sistem di Kabinet Kerja ini, agar betul-betul bisa dijalankan maksimal. Jadi kalau sekedar mengganti dan mengganti orang, enggak ada efek," tutur dia.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor