Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pesan Mahfud Md ke Prabowo: Mengabdi Tak Harus Jadi Presiden

Nasional

Pesan Mahfud Md ke Prabowo: Mengabdi Tak Harus Jadi Presiden

Jumat, 28 Jun 2019 10:09
Detik.com
Mahfud Md
JAKARTA - Langkah Prabowo untuk menjadi presiden dipastikan gagal setelah gugatannya ditolak Mahkamah Konstitusi. Mantan Ketua MK, Mahfud Md menyebut masih banyak peluang bagi Prabowo untuk mengabdi pada bangsa.

"Medan pengabdian sangat luas di negara kita. Untuk mengabdi kepada bangsa dan negara tidak harus menjadi Presiden. Prabowo bisa memimpin koalisinya di DPR untuk mengawasi pemerintahan dan membenahi berbagai UU. Bisa juga bergabung ke eksekutif dengan mengirim kadernya di kabinet," kata Mahfud kepada wartawan, Jumat (28/6/2019).

Mahfud mengatakan, Prabowo punya kekuatan politik yang besar berdasarkan hasil pemilu 2019. Menurutnya, kekuatan itu bisa menjadi luar biasa jika disinergikan dengan kekuatan politik Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kalau memang cinta Indonesia harus terus berjuang dengan modal politik yang dimiliki. Modal politik Prabowo-Sandi besar, dipilih oleh 44,5% dalam pemilu ini. Itu dahsyat jika disinergikan dengan modal politik Jokowi-Ma'ruf yang dipilih 55,5%. Itu akan membuat negara dan bangsa lebih cepat untuk maju," ujarnya.

Seperti diketahui, MK menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan putusan ini, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tetap memenangi Pilpres 2019.

"Mengadili, menyatakan, dalam eksepsi menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan: menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan dalam sidang gugatan hasil pilpres di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 08:27

    Polsek Tanah Putih Bersama Tim Gabungan Padamkan Titik Hotspot di Rantau Bais, Cegah Meluasnya Karhutla

    TANAH PUTIH-Personel gabungan yang dipimpin Polsek Tanah Putih bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning di wil

  • Senin, 01 Jun 2026 08:22

    Polres Siak Kelola 93,6 Hektare Lahan Jagung, Dukung Program Swasembada Pangan.

    SIAK-Polres Siak mengelola 93,6 hektare lahan jagung yang tersebar di sejumlah kecamatan. Pengelolaan lahan tersebut dianggap sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.D

  • Senin, 01 Jun 2026 07:57

    Kegiatan Peringati Hari Lahir Pancasila, Membuat Tawa dan Senyum Kebahagiaan Anak-Anak Papua Kembali Pecah

    Timika-Di sebuah sekolah sederhana di pedalaman Papua, puluhan anak tampak tersenyum ceria mengikuti pelajaran matematika. Dengan penuh semangat mereka mengangkat tangan, menjawab pertanyaan, dan berc

  • Minggu, 31 Mei 2026 18:08

    Purbaya Tegaskan Skema Pajak DSI Berlaku Normal

    JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan skema pajak PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan berlaku normal seperti biasa. Menurutnya, tidak ada perubahan ketentuan perpajakan

  • Minggu, 31 Mei 2026 18:06

    Danantara Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI

    JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyatakan, pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan para pelaku usaha untuk menentukan patokan harga komoditas yang akan d

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.