Pfizer Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir 2023, Ini Kata Pemerintah
Admin
Senin, 20 Des 2021 16:30
Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer Inc memprediksi pandemi Covid-19 bisa berlangsung hingga 2023. Pada 2024, baru Covid-19 diperkirakan menjadi endemi di seluruh dunia.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi merespons prediksi tersebut. Menurutnya, semua orang bisa menyampaikan prediksi kondisi pandemi Covid-19.
"Kalau soal prediksi, semua punya prediksi. Tapi belum ada yang betul-betul tepat," katanya kepada merdeka.com, Senin (20/12).
Menurutnya, pemerintah optimis menghadapi pandemi Covid-19. Pemerintah sudah menyiapkan sektor kesehatan dan lainnya menyesuaikan dengan kondisi pandemi.
Terpisah, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Bambang Wibowo mengatakan rumah sakit harus membangun ketahanan untuk menghadapi pandemi Covid-19 hingga 2023.
Selain rumah sakit, dia memandang perlu keterlibatan semua pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mengakhiri pandemi. Belajar dari gelombang pertama dan kedua, pemerintah dan masyarakat harus melakukan tiga hal.
Pertama, melakukan cegah tangkal Covid-19. Kedua, memperkuat testing, tracing, dan treatment (isolasi dan pengobatan). Ketiga, memperkuat 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan).
"Sehingga kasus (Covid-19) tidak meningkat tajam dalam waktu singkat dan tidak melampaui kapasitas rumah sakit," ujarnya.
Menurut Bambang, pengetahuan, fasilitas, hingga obat di rumah sakit kini sudah jauh lebih siap dibanding awal-awal pandemi Covid-19. Karena itu, yang dibutuhkan saat ini ialah kolaborasi semua pemangku kepentingan dan masyarakat.
"Rumah sakit optimis hadapi pandemi Covid-19 hingga 2023 dengan syarat di atas," tutupnya.