Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Polisi Gugur Disandera KKSB Papua, Menhan: Belum Saya Dengar Itu

Nasional

Polisi Gugur Disandera KKSB Papua, Menhan: Belum Saya Dengar Itu

Selasa, 13 Agu 2019 11:06
Detik.com
Ryamizard Ryacudu
SOLO - Briptu Heidar gugur di tangan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Kabupaten Puncak, Papua. Menhan, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut.

"Belum saya dengar itu. Saya ini dari kemarin nggak pulang, jalan terus. Ini nanti ke Jogja, besok ke Jawa Timur. Akan kita pelajari juga," kata Ryamizard usai mengisi kuliah umum di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (13/8/2019).

Diketahui kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) tersebut dipimpin oleh Jambi Mayu. Menhan mengaku masih akan mempelajarinya.

"Kita akan pelajari dulu. Karena semua kebijakan TNI harus saya tahu. TNI itu melaksanakan kebijakan dari saya," tutupnya.

Seperti diketahui, penyanderaan terhadap Briptu Haedar terjadi pada Senin (12/8) sekitar pukul 11.00 WIT, saat korban dan rekannya Bripka Wakum Alfonso sedang melakukan tugasnya.

Keduanya sedang berada di Kampung Usir, Kabupaten Puncak. Di lokasi ada warga yang memanggil Briptu Heidar sehingga keduanya berhenti. Wilayah penyanderaan itu dikenal sebagai wilayah kelompok kriminal bersenjata.

Briptu Heidar mendatangi orang yang memanggilnya karena mengenal warga tersebut. Sedangkan Bripka Alfonso tetap di atas motornya.

Saat Briptu Heidar berbicara dengan temannya tersebut, tiba-tiba sekolompok orang datang dan langsung menyandera Briptu Heidar. Sementara Bripka Alfonso berhasil kabur dan kembali ke Posko Kago Kabupaten Puncak.

Polisi berusaha melaju negosiasi dengan kelompok tersebut. Namun belum ada kabar hasil negosiasi, polisi pun menyatakan Briptu Heidar meninggal dunia.

Belum diketahui motif dari penyanderaan tersebut dan kronologi detail mengenai meninggalnya Briptu Heidar. Jasad Briptu Heidar ditemukan pukul 17:30 WIT dan Senin sore jenazah telah dievakuasi ke Puskesmas Ilaga.


(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:34

    Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat

    PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:29

    Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad

    Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:06

    Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik

  • Sabtu, 30 Mei 2026 16:01

    Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka

    Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.