Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Janji Jemput Rizieq, PA 212 Singgung Kriminalisasi Rezim

Nasional

Prabowo Janji Jemput Rizieq, PA 212 Singgung Kriminalisasi Rezim

Kamis, 28 Feb 2019 09:14
Detik.com
Bernard Abdul Jabbar
JAKARTA - Capres Prabowo Subianto berjanji akan menjemput Habib Rizieq Syihab jika terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2019. Persaudaraan Alumni (PA) 212 menganggap wajar janji Prabowo itu. PA 212 juga menyinggung soal perlakukan rezim.

"Itu hal yang wajar karena beliau sendiri diusung para ulama, artinya dia meminta restu bukan dukungan, meminta restu kepada ulama untuk maju di pilihan presiden 2019 tapi ya itu tadi dengan adanya pelaksanaan ijtimak ulama, salah satunya beliau melakukan penjemputan secara langsung. Karena memang di rezim kan seakan-akan orang yang terzalimi hak-hak yang kemudian seharusnya dia dapatkan, tidak dia dapatkan. Artinya kriminalisasi pada Habib Rizieq ini kan sangat kental sekali sehingga kalau nanti pak Prabowo terpilih jadi presiden tentunya akan menjemput langsung," kata Sekum PA 212, Bernard Abdul Jabbar, saat dihubungi, Rabu (27/2/2019) malam.

Bernard menilai janji yang disampaikan Prabowo merupakan implementasi dari hasil ijtimak ulama. Menurut dia, janji tersebut juga kerap diucapkan Prabowo dalam beberapa kesempatan.

"Ya itu kalau dilihat dari awal, dari awal ketika pasca penandatanganan pakta integritas beliau sudah berjanji untuk langsung bahkan beliau sendiri menjemput Habib Rizieq kalau seandainya beliau terpilih dan ya sudah dilantik lah, artinya dia sudah ada pelantikan ya nanti pas begitu dia terpilih itu janji beliau yang memang sering diucapkan di pidato-pidato beliau," tuturnya.

Dia mengatakan Prabowo merupakan seseorang yang berjiwa ksatria jika menepati janji untuk menjemput Habib Rizieq seusai terpilih menjadi presiden. "Sudah sesuai janji yang beliau ucapkan ketika meminta restu pada ulama ketika maju di pilpres. Makanya seorang ksatria lah dia menepati apa yang dia janjikan, jadi nggak ada yang salah," imbuhnya.

Janji Prabowo untuk menjemput Habib Rizieq Syihab itu disampaikannya saat berkunjung dan bersilahturahmi dengan pimpinan Ponpes Mamba'ul Ulum Raden Kiai Haji Mohammad Tohir Zain beserta para ulama, santri dan masyarakat Pamekasan di Ponpes Mamba'ul Ulum, Bata-bata, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019). Prabowo akan mengirim pesawatnya sendiri.

Prabowo menyebut janji memulangkan Habib Rizieq sesuai dengan perkataannya di Ijtimak Ulama II. Dia mengaku berkomitmen untuk membela dan membebaskan para tokoh masyarakat yang dipenjara dan dizalimi oleh pihak tertentu.

"Dalam Ijtimak yang kedua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Syihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau difitnah dan dizalimi," tegas Prabowo dalam keterangan tertulis Prabowo-Sandi Media Center, Rabu (27/2/2019).




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.