Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Tepak Polisi Pengawal, TKN: Capres Kenapa-kenapa Keamanan yang Salah

Nasional

Prabowo Tepak Polisi Pengawal, TKN: Capres Kenapa-kenapa Keamanan yang Salah

Rabu, 13 Mar 2019 10:35
Daniel Johan (tengah) bersama Presiden Joko Widodo dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (Dok. Pribadi)
JAKARTA - Capres Prabowo Subianto menepak pengawalnya saat berkampanye di Cianjur lantaran menganggap pengawal kurang humanis ke warga. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyebut tugas pengawal memang memastikan keamanan capres.

"Polisi kan berusaha menjalankan tugas dengan sebaik dan seprofesional mungkin, tugas utamanya juga menjaga keselamatan capres, apalagi di tengah-tengah massa yang kadang sulit dikendalikan. Karena bila terjadi apa-apa dengan capres, yang akan disalahkan tentu pihak keamanan," kata Wakil Direktur Kampanye TKN Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (13/3/2019).

Daniel menyebut apa yang dilakukan pengawal Prabowo manusiawi lantaran ingin memastikan keamanan. Daniel yakin Prabowo juga sudah memaafkan para pengawalnya yang memang telah meminta maaf atas insiden itu.

"Jadi sangat manusiawi juga yang dilakukan polisi, apalagi sudah menyampaikan maaf. Saya rasa Pak Prabowo juga akan memaafkan, butuh waktu bagi pihak pengamanan untuk menyesuaikan teknik dengan antusiasme lapangan," sebut Daniel.

Wasekjen PKB itu lalu berbicara soal pesan capres petahana Jokowi ke pasukan pengamanannya. Menurutnya, Jokowi selalu meminta para pengawalnya memberi ruang kepada warga agar bisa berinteraksi.

"Pak Jokowi juga selalu menekankan kepada Paspampres agar selalu memahami dan memberi ruang kepada masyarakat yang antusias untuk bersalaman dengan presiden idola mereka. Mungkin pihak keamanan Pak Prabowo bisa belajar dari pihak Pak Jokowi," sebut Daniel.

Sebelumnya diberitakan, tim pengamanan VVIP dari Polri untuk capres Prabowo Subianto angkat bicara mengenai viral video Prabowo marah-marah di atas mobil konvoi di Cianjur, Jawa Barat. Tim pengamanan Prabowo menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Cianjur dan Prabowo.

"Saya AKBP Rahmat Hakim, satgas Pamdal VVIP Mabes Polri yang ditugaskan selaku ADC paslon capres 02 Bapak Prabowo Subianto, kami memohon maaf pada masyarakat Cianjur, serta kepada Bapak H Prabowo Subianto atas kegiatan pengawalan yang kami laksanakan," ujar Rahmat dalam video yang diunggah akun koordinator jubir BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak (@Dahnilanzar).

Rahmat menjelaskan, saat itu antusiasme masyarakat Cianjur begitu tinggi menyambut Prabowo. Mereka menjalankan tugas untuk mengawal Prabowo. Mereka pun ditegur Prabowo agar bersikap lebih humanis kepada masyarakat.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.