Kamis, 18 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Proyek MBG Serap Satu Juta Pekerja, Presiden Sindir Pihak yang Hanya Bisa Mencela

Berita

Proyek MBG Serap Satu Juta Pekerja, Presiden Sindir Pihak yang Hanya Bisa Mencela

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 03 Feb 2026 16:09
(FotoGoriau.com)
BOGOR â€" Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan jawaban menohok terhadap keraguan berbagai pihak mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah sorotan kasus keracunan yang muncul, ia menekankan bahwa keberhasilan program ini jauh melampaui kendala teknis yang terjadi di lapangan.

Dalam Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Prabowo memaparkan data bahwa angka keracunan hanya menyentuh 0,008 persen. Menurutnya, musibah tersebut bisa terjadi di mana saja, bahkan di tempat dengan standar pelayanan tertinggi sekalipun.

"Tidak ada yang menduga kita mampu, bahkan orang-orang hebat meramalkan pasti gagal. Kita makan di restoran mahal di Jakarta saja ada keracunan. Jika melihat statistik, 99,99 persen usaha MBG harus dinyatakan berhasil," tegasnya di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).

Selain urusan pemenuhan gizi, Prabowo membuktikan bahwa MBG adalah mesin penggerak ekonomi baru. Sejak diluncurkan setahun lalu, program ini telah membuka satu juta lapangan kerja melalui operasional dapur di berbagai daerah. Ia mengkritik kelompok yang hanya bisa menghardik tanpa memberikan kontribusi nyata bagi rakyat yang membutuhkan pekerjaan.

"Saya buktikan kepada saudara-saudara, saya telah menghasilkan satu juta lapangan kerja hanya dari MBG. Kita semua paham rakyat butuh pekerjaan, tapi itu tidak akan tercipta kalau kita hanya mencela," ungkapnya.

Saat ini, program telah menjangkau 60 juta penerima manfaat dengan dukungan 22.275 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Angka ini ditargetkan meningkat tajam hingga menyasar 82 juta orang pada Desember 2026.

Ekspansi besar-besaran ini diperkirakan akan menyerap hingga lima juta tenaga kerja di seluruh Indonesia pada akhir masa pencapaian target. Prabowo optimis, kehadiran dapur-dapur operasional hingga ke tingkat desa akan menjadi tulang punggung baru bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus perbaikan kualitas sumber daya manusia secara nasional.(grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.