Nasional
RSCM Bantah Pakai Selang untuk 40 Orang, Tim Prabowo: Semoga Memang Begitu
Rabu, 02 Jan 2019 14:51
"Alhamdulillah kalau sudah melakukan perbaikan. Bagus dong. Tapi mungkin RSCM sudah, gimana dengan RS lain? Intinya kritik soal uang. Kalau RSCM sudah bantah ya mudah-mudahan benar bantahannya," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (3/1/2019).
Andre kemudian meluruskan kembali mengenai pidato Prabowo. Ia menegaskan Prabowo mengkritik soal keuangan pemerintah, sehingga menyebabkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat minim.
Andre mencontohkan soal BPJS yang menunggak utang hingga triliunan rupiah ke rumah sakit. Hal ini, lanjut dia, bukti kegagalan pemerintah dalam mengelola keuangan di bidang kesehatan.
"Ini kan bagian dari kritik Pak Prabowo kepada pemerintah, agar BPJS nggak nunggak lagi hingga RS berakrobatik dalam melayani pasien. Jadi ini bicara konteksnya uang. Bukan ingin mendiskreditkan," papar Andre.
Namun, dia mengaku tak tahu dari mana Prabowo mendapatkan laporan soal selang cuci darah di RSCM bisa dipakai hingga 40 orang. Meski begitu, menurut Andre, isu itu sudah menjadi rahasia umum.
"BPJS suka bayar telat, jadi RS cari akal supaya hemat. Itu pun bukan Pak Prabowo saja yang dengar, saya juga sering dengar kok dari pasien BPJS. Ini ada perbedaan antara pasien BPJS dengan yg non-BPJS. Beda pelayanannya," imbuh Andre.
Diberitakan sebelumnya, RSCM membantah pernyataan Prabowo yang mengaku dapat laporan selang cuci darah dipakai hingga 40 kali. RSCM menyatakan selang untuk hemodialisis hanya digunakan sekali pakai.
"Pelayanan pasien di RSCM selalu mengutamakan mutu pelayanan dan keselamatan pasien demikian juga dengan pelayanan hemodialisis (cuci darah). Pelayanan hemodialisis di RSCM menggunakan selang dan dialiser satu kali pakai (single use)," ujar Direktur Medik dan Keperawatan RSCM, dr. Sumaryono.
Kritik itu disampaikan Prabowo dalam pidato akhir tahunnya yang digelar di kediamannya di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/12/2018).
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta