Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Rizal Ramli Minta Jokowi Beberkan Kegagalan Dalam Pemerintahnya

Nasional

Rizal Ramli Minta Jokowi Beberkan Kegagalan Dalam Pemerintahnya

Sabtu, 02 Mar 2019 17:00
Detik.com
SEMARANG - Mantan Menko Bidang Kemaritiman Kabinet Jokowi, Rizal Ramli, menyarankan mantan bosnya itu untuk mengakui program yang gagal dalam kepemimpinannya. Rizal juga meminta jokowi tidak over klaim.

Rizal mengatakan beberapa janji Jokowi yang gagal antara lain kedaulatan pangan dan kedaulatan ekonomi. Hal tersebut dilihat dalam impor pangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya 5 persen dalam 5 tahun.

"Pak Widodo dulu janji 7 persen tapi tidak sanggup. Kalau tidak sanggup mau ganti strategi tidak. Karena yang ini gagal kok, wajar donk kalau tawarkan strategi baru," kata Rizal di Semarang, Sabtu (2/3/2019).

Pakar Ekonomi itu mengakui memang ada program Jokowi yang berhasil seperti halnya soal infrastruktur. Namun jangan hanya keberhasilan saja yang diungkapkan, namun kegagalan berserta strategi untuk memperbaikinya.

"Saya minta pak Widodo sportif mengakui kegagalan yang ada dan jelaskan strategi yang baru dalam 5 tahun kedepan," Pungkas Rizal.


"Kalau ngaku maaf target tidak tercapai rakyat Indonesia seneng kok, 'saya akan ganti strategi nih'. Tapi itu tidak keluar dari pak Widodo dan timnya," tegasnya.

Terkait over klaim, Rizal memperingatkan agar Jokowi tidak asal klaim namu juga mengakui kinerja pemerintahan sebelumnya. Rizal menekankan pada UU Desa yang akhirnya membuat setiap desa mendapatkan dana Rp 1 Miliar. Menurutnya UU Desa itu perjuangan dari Asosiasi Kepala Desa dan Parade Nusantara yang kala itu Rizal Ramli mejadi ketua dewan pembinanya pada tahun 2012.

"Jadi tidak bisa pak Widodo klaim ini prestasi dia. Kami kok yang 'digebuki', panas-panasan. Tolong yang jujur yang fair kalau ada prestasi pemerintah sebelumnya akuilah jangan semua di klaim, itu tdak kesatria, malah membuat orang jijay," ungkap Rizal.

Selain itu ada yang menarik dari perbincangan Rizal yang mengomentari soal Jokowi. Rizal mengaku kini tidak lagi memanggil "mas Jokowi" atau "pak Jokowi". Kini Rizal memanggilnya dengan "pak Widodo". Alasannya karena banyak data yang dilontarkan Jokowi ngawur.

"Banyak data ngawur, saya tidak mau panggil mas Jokowi, panggil pak Widodo," katanya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 10:09

    Penjelasan Polisi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Sumbar Longsor Akibatkan 9 Orang Tewas, Akui Dilema

    Sebanyak sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, Kamis (14/5) se

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:18

    Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026

    Jakarta-Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini rencananya digelar pada

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:12

    Pekanbaru Segera Uji Coba Bus Listrik, Walikota Agung Nugroho Dorong Transportasi Go Green

    PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan menghadirkan bus listrik sebagai sarana angkutan umum massal. Armada ramah lingkungan tersebut diproyeksik

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:07

    Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Sepeda Motor Raib

    PEKANBARU-Rumah mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar, yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disatroni maling pada Jumat (15/5/2026) din

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:02

    Jalan Tepian Sungai Desa Petalogan - Kelurahan Air Molek Inhu Mengalami Abrasi Lagi

    RENGAT-Jalan Tepian Sungai menghubungkan Desa Petalongan dengan Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali mengalami abrasi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, warg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.