Kamis, 04 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Soal Arah Dukungan Demokrat di Pilpres 2019, SBY: Sabar Dulu Lah!

Nasional

Soal Arah Dukungan Demokrat di Pilpres 2019, SBY: Sabar Dulu Lah!

Sabtu, 31 Mar 2018 15:22
okezone.com
Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (foto: Muhammad Sabki/Okezone)

JAKARTA - Partai Demokrat hingga saat ini belum menentukan pilihannya pada calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusungnya pada Pemilihan Presiden 2019. Sejauh ini dua tokoh disebut-sebut akan kembali bertarung di Pilpres 2019, yakni Joko Widodo sebagai petahana dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Partai Demokrat juga sempat diperbincangkan akan membuat poros ketiga bersama partai politik yang hingga saat ini belum menyatakan dukungannya. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Demokrat belum akan menentukan arah dukungannya dalam waktu dekat ini.

"Partai Demokrat punya rencana, punya timeline kapan waktu yang tepat untuk umumkan pasangan capres atau cawapres mana yang akan kami usung," ujar SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah pada akun Facebook milik SBY, Sabtu (31/3/2018).

Menurut SBY, masih terlalu dini untuk mengumumkan arah dukungan Demokrat saat ini. Pasalnya, pendaftaran capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru dimulai pada Agustus 2018, sementara pelaksanaan Pemilu 2019 juga baru dilaksankan April 2019.

Presiden ke-6 RI ini malah menceritakan pengalamannya saat mendaftarkan diri sebagai capres pada Pemilu 2004 dan 2009. Saat itu, Demokrat kerap menjadi yang paling akhir dalam mendaftarkan dirinya menjadi capres di 2004 dan 2009.

"Jadi mepet antara masa kampanye dengan pemungutan suara baik itu pilpres 2004 mapun 2009," tutur SBY.

SBY menegaskan, masih cukup waktu bagi partainya mempertimbangkan siapa yang akan diusung dan didukung sebagai pasangan capres-cawapres di Pemilu 2019.

"Jadi sodara-sodara, rakyat Indonesia sabar dulu lah. Kami punya rencana, kami punya konsep, dan punya timeline mana waktu yang tepat untuk menyampaikan itu," tutupnya.

(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 16:41

    Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas

    Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah sat

  • Rabu, 03 Jun 2026 16:03

    Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru

    PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:42

    Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan

    RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:29

    Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU

    Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:09

    Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun

    PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.