Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Syarikat Islam Minta Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand Dihukum Berat

Nasional

Syarikat Islam Minta Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand Dihukum Berat

Sabtu, 16 Mar 2019 08:46
Detik.com
Ketua Umum Pimpinan Pusat Syarikat Islam Hamdan Zoelva
JAKARTA - Organisasi Syarikat Islam mengecam peristiwa penembakan brutal yang terjadi di masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru (New Zealand). Syarikat Islam meminta agar pelaku--yang mengaku bernama Brenton Tarrant--dihukum seberat mungkin.

"Syarikat lslam ikut prihatin atas kejadian yang menimpa negara dan masyarakat Selandia Baru dan meminta kepada pihak otoritas Selandia Baru agar melakukan proses hukum dan menjatuhkan hukuman berat terhadap pelaku penembakan brutal di kedua masjid tersebut," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Syarikat Islam Hamdan Zoelva dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengimbau kepada umat Islam di Indonesia tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia berharap peristiwa serupa tidak terjadi di Tanah Air.

"Mengimbau kepada umat lslam di Indonesia untuk tetap tenang, tidak terprovokasi dengan melakukan tindakan yang sama, serta menjaga kedamaian dan kehidupan yang harmonis antarumat beragama di Indonesia," kata Hamdan.

Sejauh ini, ada 49 korban tewas akibat penembakan itu. Salah seorang pelaku penembakan brutal di sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru, sempat menayangkan aksi brutalnya via layanan live streaming di internet. Video live streaming berdurasi 17 menit itu telah dihapus dari internet oleh otoritas terkait.

Seperti dilansir media lokal Selandia Baru, The New Zealand Herald, Jumat (15/3/2019), dalam live streaming itu, pelaku menyebut namanya sebagai Brenton Tarrant. Nama itu mengarah pada seorang pria kulit putih berusia 28 tahun kelahiran Australia. Dua warga negara Indonesia juga menjadi korban dan sedang dalam keadaan kritis.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.