Nasional
Terlambat Hadiri Apel, 145 ASN di NTT Pakai Rompi Oranye Bertulis "Saya Tidak Disiplin"
Senin, 07 Jan 2019 11:37
KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat ternyata tak main-main dengan penegakan disiplin bagi stafnya di lingkup Sekretariat Daerah Provinsi NTT. Buktinya di apel perdana 2019, Senin 7 Januari, 145 aparatur sipil negara (ASN) harus mengenakan rompi oranye sebagai tanda ketidakdisiplinan.
"Para ASN yang menggunakan rompi oranye ini karena mereka terlambat menghadiri apel perdana hari ini yang jadwalnya dimulai tepat Pukul 07.00 Wita," kata Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sekretariat Daerah Provinsi NTT Ulu Blasius.
Menurut dia, persiapan apel perdana sudah dilakukan 30 menit menjelang Pukul 07.00 Wita. Sesuai jadwal, apel bendera dimulai dan langsung dipimpin Gubernur NTT. Hadir juga Wakil Gubernur Josep A Nae Soi, Sekretaris Daerah Ben Polomaing dan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Karena tepat Pukul 07.00 Wita saat apel mulai dan 145 ASN ini baru tiba di tempat apel maka dikenakan rompi oranye itu," katanya. Ada sejumlah petugas yang bersiaga memakaikan rompi itu kepada yang terlambat.
Sebanyak 145 ASN ini selanjutnya akan dicatat namanya untuk memastikan tidak akan lagi mengulangi perbuatannya. Jika masih berulah, mereka akan dikenakan sanksi. "Itu penegasan Pak Gubernur saat apel tadi. Jadi diharap ke depan tak ada lagi yang terlambat," ujarnya.
Usai apel pagi, 145 ASN yang berasal dari sejumlah OPD itu lalu menanggalkan rompinya. "Selama mengikuti apel mereka menggunakan rompi kuning dan berdiri terpisah dari barisan ASN yang tepat waktu. Jadi ada sanksi sosial juga karena mereka dilihat seluruh peserta apel itu," lanjut Ulu.
Penegakan disiplin ASN ini menjadi salah satu semangat dari Gubernur dan Wakil Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A Nae Soi pasca-dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana 5 September 2018.
Menurut Josef Nae Soi, rompi oranye itu untuk kepentingan penegakan disiplin ASN lingkup pemerintah provinsi. "Bagaimana bisa gubernur dan wakil gubernur sudah tiba di kantor sebelum 06.30 Wita namun ASN ada yang baru datang ke kantor Pukul 8.00 Wita sementara sesuai aturan setiap ASN harus sudah ada di kantor paling lambat sebelum jam 07.00 Wita dan harus mengikuti apel pagi tepat jam 07.00 Wita," katanya.
Dia mengatakan, penegakan disiplin ASN dimaksud untuk peningkatan kinerja aparatur dalam pelayanan publik. Hal ini lanjut Josef untuk memaksimalkan etos kerja aparatur sebagai pelayan masyarakat. "Sehingga disiplin menjadi kewajiban. Jika tak disiplin maka akan diberi peringatan secara persuasif lalu diikuti sanksi," katanya.
Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur
Zakarias Moruk mengatakan, pemerintah menyediakan 150 rompi oranye bagi
ASN yang tidak disiplin dan rompi itu bertuliskan 'Saya Tidak Disiplin'.
(okezone.com)
nasional
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama
KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil
Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos
JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni
Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok
PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr