Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tim Hukum Jokowi Yakin MK Tolak Gugatan Prabowo Secara Bulat

Nasional

Tim Hukum Jokowi Yakin MK Tolak Gugatan Prabowo Secara Bulat

Kamis, 27 Jun 2019 10:20
Detik.com
Foto: Anggota tim hukum Jokowi, I Wayan Sudirta
JAKARTA - Tim hukum Jokowi -Ma'ruf Amin siap menghadapi putusan sidang sengketa pilpres 2019. Tim hukum 01 ini yakin hakim akan menolak permohonan gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga secara bulat tanpa dissenting opinion.

Pantauan detikcom, beberapa tim hukum Jokowi-Ma'ruf seperti I Wayan Sudirta dan Taufik Basari, telah tiba pukul 09.50 WIB di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019). Anggota hukum Jokowi, I Wayan Sudirta mengaku optimis hakim MK akan menolak permohonan tim hukum Prabowo.

"Yakin ditolak, setidak-tidaknya tidak dapat diterima," ujar Wayan.

Dia juga mengatakan kemungkinan putusan ini tidak akan diwarnai oleh dissenting opinion (perbedaan pendapat) dari para hakim. Alasannya, menurut Wayan semua pernyataan saksi fakta dan ahli dari tim hukum Prabowo tidak dapat membuktikan seluruh tuduhan yang dilayangkan Prabowo kepada penyelenggara pemilu dan paslon 01.

"Saya tidak melihat tanda-tandanya (dissenting opinion) ya walaupun itu haknya beliau (hakim). Dari mana dissenting itu bisa muncul, walaupun itu berhak, kalaupun ada dissenting, pasti sangat lemah. Dan yang membuat dissenting itu harus memikirkan besok sejarah akan mencatatat dengan baik. Bagaimana dissenting dibuat, kalau alat bukti yang buat keyakinan seperti itu tidak ditunjang," jelasnya.

Menurut Wayan, keterangan saksi ahli atau fakta yang dihadirkan tim Prabowo tidak memperkuat gugatannya. Justru, kata Wayan, keterangan saksi dari tim Prabowo itu malah membuat semakin kacau permohonan itu.

Sidang putusan sengketa pilpres akan digelar pukul 12.30 WIB. Tim hukum Prabowo-Sandiaga dalam permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 meminta MK mendiskualifikasi capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin. Prabowo-Sandiaga dalam petitumnya memohon ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 09:12

    Tragis, Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi

    PALANGKARAYA-Seorang mantan anggota Polri yang merupakan terpidana hukuman seumur hidup dalam kasus penembakan sopir mobil ekspedisi pada 2024 ditemukan meninggal dunia di ruang sel isolasi Lembaga Pe

  • Senin, 01 Jun 2026 09:00

    Tragedi di Wilayah Pemberontak Myanmar, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan

    NAYPYIDAW-Sedikitnya 55 orang dilaporkan tewas, termasuk enam anak-anak, setelah terjadi ledakan besar di lokasi penyimpanan bahan peledak pertambangan di wilayah utara Myanmar yang berada di bawah ke

  • Senin, 01 Jun 2026 08:49

    Waduh, Sepasang Kekasih di Kampar Ditangkap Polisi karena Kepemilikan Sabu-sabu

    Sepasang kekasih berinisial HE (42) dan PU (29) di Kabupaten Kampar tidak hanya menjalin hubungan asmara, namun diduga terlibat dalam tindak kejahatan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu

  • Senin, 01 Jun 2026 08:34

    Tangkap Seorang Residivis, Polda Riau Sita 933 Pil Ekstasi dan 300 Etomidate

    PEKANBARU - Ditresnarkoba Polda Riau berhasil menangkap pelaku narkoba di jalan lintas Simpang Beringin, Kabupaten Pelalawan. Dari tangan pelaku polisi menyita 933 butir pil ekstasi dan 300 bungkus et

  • Senin, 01 Jun 2026 08:31

    Berantas Narkoba, Satgas Anti Narkoba Polres Rohil Amankan Dua Tersangka di Panipahan

    PANIPAHAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam operasi yang dilakukan p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.