Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tim Jokowi Jawab PKS: Bedakan Janji dengan Hoax!

Nasional

Tim Jokowi Jawab PKS: Bedakan Janji dengan Hoax!

Jumat, 04 Jan 2019 10:54
Detik.com
Jakarta - PKS berbicara soal janji kampanye Presiden Joko Widodo yang banyak belum dipenuhi, sehingga pantas disebut kebohongan. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menila PKS harus bisa membedakan janji dan hoax.

"PKS harus membedakan mana berbohong dan mana janji kampanye. Jangan selalu salah menafsirkan sesuatu. Janji jelas hal yang berbeda dengan berbohong atau menyebar kabar hoax," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (4/1/2019).

Ace menjelaskan ada dua faktor yang menyebabkan janji kampanye belum bisa dipenuhi. Apa saja?

"Pertama, karena memang dalam proses untuk mencapainya perlu waktu, karena upaya untuk mewujudkannya tengah dilakukan," ujarnya.

"Kedua, keadaan yang belum memungkinkan janji itu tercapai karena dalam perkembangan muncul berbagai kendala, terutama faktor eksternal," lanjut Ace.

Karena itu, ia tak setuju jika janji yang belum terpenuhi disamakan sebagai kebohongan. Sebab, alasan janji belum dipenuhi bukan karena situasi yang dibuat-buat.

Sementara itu, lanjut Ace, kebohongan biasanya dilakukan dengan membenarkan situasi dan kerap menimbulkan keresahan serta konflik. Ia lantas mencontohkan hoax selang cuci darah di RSCM dipakai 40 kali yang sempat dilontarkan capres Prabowo Subianto.

"Bohong terbaru di awal tahun baru, misalnya satu selang di RSCM untuk cuci darah yang tidak pernah digunakan kepada lebih dari 1 orang, dikatakan Prabowo digunakan lebih dari 40 orang. Itu bohong dan apa manfaatnya selain merugikan banyak pihak? Kini rakyat justru ketakutan mendapatkan layanan kesehatan dari RSCM," kata Ace.

Pernyataan soal janji kampanye Jokowi bohong ini sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. Awalnya, ia menanggapi pernyataan PSI yang mendoakan agar Prabowo Subianto tak lagi berbohong di 2019.

Hidayat kemudian mengingatkan fatwa larangan memilih pemimpin ingkar janji yang pernah dibikin MUI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Ma'ruf Amin. Dia berbicara soal janji-janji kampanye yang belum dipenuhi. Menurut dia, hal itu sama saja dengan kebohongan.

"Tentang kebohongan kalau mau dibuka, ya buka saja deh sekalian. Tentang janji-janji kampanye mana yang dipenuhi, mana yang nggak," ujar Hidayat, Rabu (2/1).



(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.