Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tolak Mundur, Bara Hasibuan: Saya Bela Pengurus Pro Jokowi Demi PAN

Nasional

Tolak Mundur, Bara Hasibuan: Saya Bela Pengurus Pro Jokowi Demi PAN

Senin, 07 Jan 2019 13:31
Detik.com
Jakarta - Waketum PAN Bara Hasibuan mengaku belum mengetahui adanya desakan pada dirinya untuk mundur. Dia pun heran desakan itu menyeruak di internal partainya.

"Saya belum diberitahu oleh DPP bahwa ada surat yang beredar yang mendesak saya untuk mundur atau dipecat," ujar Bara, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Desakan kepada Bara untuk mundur sebelumnya diakui oleh Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Yandri mengatakan desakan itu menghangat di internal PAN.

Bara diusulkan untuk dipanggil terkait kejelasan sikap politiknya. Desakan untuk memanggil Bara Hasibuan juga diikuti dengan dorongan agar putra pendiri PAN, Albert Hasibuan, itu mundur jika memang tak sejalan dengan partai.

Bara pun heran jika dirinya dianggap tidak sejalan dengan partai. Sebab, apa yang dilakukan dia selama ini demi kepentingan PAN.

"Sikap politik seperti apa saya juga nggak mengerti. Yang jelas apa yang saya lakukan adalah membela para pengurus daerah yang melakukan deklarasi untuk mendukung Jokowi. Saya bisa memahami apa yang mereka lakukan dan betul yang mereka lakukan itu adalah untuk kepentingan partai dalam konteks pileg April ini dan mereka tahu sendiri realita daerah mereka masing-masing," tuturnya.

"Sehingga mereka menganggap bahwa keputusan mendukung Jokowi itu adalah keputusan yang harus diambil demi kepentingan partai, demi kebutuhan bahwa partai harus mendapat suara yang signifikan di daerah mereka masing-masing," sambung Bara.

Bara menegaskan, selama ini dirinya fokus pada Pileg 2019. Namun, dia enggan secara tegas menyatakan ke mana arah sikap politiknya terkait Pilpres 2019.

"Saya begini ya, saya konsentrasi diminta PAN untuk bisa mempertahankan kursi PAN di Sulut. Saya konsentrasi di situ. Saya bolak-balik Jakarta-Menado untuk konsentrasi di situ. Karena saya bekerja keras agar bisa kursi itu dipertahankan. Dan itu memang instruksi dari partai kepada semua caleg agar mereka fokus pada dapil mereka masing-masing. Dan itu fokus kita, agar kita bisa mendapat suara yang signifikan di legislatif," katanya.

Kendati demikian, meski desakan kepada dirinya untuk mundur menyeruak, Bara menegaskan tetap akan mempertahankan posisinya di PAN. Dia meyakini apa yang dilakukannya tidak berseberangan dengan partai.

"Oh iya (saya akan bertahan). Karena saya tidak merasa ada yang salah dengan apa yang saya lakukan. Dan saya adalah Waketum DPP, saya juga ikut mendirikan partai ini. Saya cinta pada PAN, apa yang saya lakukan demi kepentingan PAN, jadi buktikan apa salah saya dalam hal ini," pungkas Bara.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.