Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Waka Komisi I DPR Sebut Siaga 1 TNI Jawaban Kekhawatiran Konflik Timteng

Pemerintahan

Waka Komisi I DPR Sebut Siaga 1 TNI Jawaban Kekhawatiran Konflik Timteng

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 09 Mar 2026 14:14
(FotoDetik.com)
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan surat telegram kepada jajarannya agar siaga tingkat 1 guna mengantisipasi dinamika konflik di Timur Tengah. Wakil Ketua Komisi I DPR Anton Sukartono menilai perintah siaga 1 TNI untuk menjawab kekhawatiran perang di Timur Tengah meluas.

"Situasi perang yang saat ini terjadi antara Iran dan Amerika menimbulkan kekhawatiran tidak hanya bagi pihak yang berada di wilayah konflik, tetapi kekhawatiran juga dirasakan oleh banyak negara, khususnya terkait potensi meluasnya konflik pada level regional yang dapat memengaruhi stabilitas kawasan," kata Anton kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

Anton menilai perintah tersebut menjawab kekhawatiran masyarakat akan perang meluas. Anton yakin siaga 1 TNI itu merupakan wujud pertahanan dan keamanan nasional Indonesia.

"Terkait perintah siaga 1 yang dikeluarkan oleh Panglima TNI, saya selaku pimpinan Komisi I DPR RI, dapat memahami bahwa perintah ini merupakan upaya dari Panglima TNI untuk menjawab kekhawatiran tersebut," katanya.

"Hal ini dapat kita lihat sebagai bentuk mitigasi terhadap dinamika konflik geopolitik yang berpotensi berdampak pada pertahanan dan keamanan nasional. Kami mengapresiasi upaya tersebut, khususnya butir ketiga yang menyampaikan terkait perencanaan evakuasi WNI yang berada di Timur Tengah," tambahnya.

Lalu, Anton menegaskan bahwa keselamatan WNI adalah harga mati dan bagian dari kedaulatan Indonesia di luar negeri. Komisi I DPR, katanya, berharap Kemlu bersama TNI dapat memfasilitasi dan menjamin keselamatan para WNI yang saat ini berada di Timur Tengah.

"Penguatan aspek intelijen dan cegah dini juga sangat diperlukan guna mencegah terjadinya potensi perluasan konflik yang dapat berdampak pada stabilitas nasional kita," katanya.

"Oleh karena itu, langkah peningkatan patroli oleh TNI di objek vital dan strategis nasional dapat dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional di tengah situasi konflik kawasan yang penuh ketidakpastian," sambungnya.

Sumber: (Detik.com)

Pemerintahan
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 13:13

    38 Orang Lulus Seleksi Administrasi Calon Anggota KI

    PEKANBARU - Tim seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau periode 2026-2029, telah mengumumkan hasil seleksi administrasi. Total ada sebanyak 38 peserta dinyatakan lulus seleksi admini

  • Rabu, 18 Mar 2026 09:01

    Seleksi CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

    JAKARTA - Teka-teki seleksi CPNS 2026 kapan dibuka akhirnya terjawab. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, saat ini pemerintah masih mematangkan skema rekrutmen Aparatur Sip

  • Selasa, 17 Mar 2026 16:19

    Wacana WFH Imbas Konflik Timteng, Pramono Siap Ikuti Arahan Pusat

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap kemungkinan penerapan kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah demi menghemat konsumsi BBM mengantisipasi krisis akibat ketegangan Timur Teng

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:39

    Tindaklanjuti Instruksi Prabowo, Kapolri Resmikan dan Bangun 110 Jembatan di Riau

    RIAU - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan groundbreaking pembangunan 83 jembatan dalam program Jembatan Presisi di Provinsi Riau. Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo ter

  • Selasa, 17 Mar 2026 08:43

    Catat Nomor Ini, Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG Lewat WhatsApp

    SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak resmi membuka layanan pengaduan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan ini disediakan untuk menampung keluhan maupun laporan masyarakat terkait menu MBG yan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.