11 Tahun Tsunami Aceh
Sabtu, 26 Des 2015 09:21
Saat itu, gempa mengawali 9,3 SR mengawali hari kelam saat itu. Sekira pukul 8.00 WIB gempa yang berpusat pada kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 kilometer, merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh. Gempa ini bahkan dirasakan hingga Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.
Beberapa jam setelah terjadinya gempa, masyarakat di pesisir Aceh dipanikkan dengan adanya gelombang tsunami yang ketinggiannya mencapai sembilan meter itu. Akibatnya, ratusan ribu jiwa melayang akibat gelombang dahsyat ini.
Berdiri di atas pertemuan dua lempeng dunia, Aceh termasuk wilayah rawan bencana. Gempa disusul tsunami pada 26 Desember 2004 bukanlah kali pertama yang menerjang pesisir ujung Sumatera itu. Maka, mutlak butuh kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kemungkinan terulangnya bencana serupa di masa mendatang.
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Aceh akan menggelar upacara mengenang 11 tahun tsunami Aceh. Untuk tahun ini, peringatan 11 tahun tsunami akan dipusatkan di Masjid Rahmatullah, Lampuk, Kecamata Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar, pada hari ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi, menjelaskan acara sengaja dipusatkan di Lampuuk, mengingat daerah ini termasuk salah satu terparah diterjang tsunami 2004, dan telah banyak mendapat perhatian masyarakat internasional.
Upacara tsunami kali ini bertajuk "Memajukan Negeri Membangun Masyarakat Siaga Bencana" diharapkan tak hanya semata hanya untuk berkumpul, mengenang, bernostalgia dan berakhir begitu saja. Acara ini nantinya akan diisi dengan kegiatan zikir bersama dan tausyiah.
"Masjid Rahmatullah adalah satu-satunya bangunan yang berhasil selamat dari gelombang tsunami saat itu. Masjid dengan desain dan arsitekturnya yang indah ini juga telah menjadi masjid yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik nusantara maupun wisatawan asing lainnya khususnya wisatawan Malaysia," katanya, Jumat 25 Desember 2015.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit