Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • 40 Hari Berlalu, Kasus Anggota TNI Serang Pos Polisi Belum Tuntas

40 Hari Berlalu, Kasus Anggota TNI Serang Pos Polisi Belum Tuntas

Senin, 10 Agu 2015 08:50
Okezone
Ilustrasi

MAKASSAR-Kamis dini hari, 2 Juli lalu, di tengah Bulan Ramadan, terjadi penyerangan pos polisi di daerah Samata, Kabupaten Gowa, perbatasan Kota Makassar. Lima anggota Sabhara Polres Gowa yang tengah bertugas malam itu tiba-tiba diserang puluhan orang bersenjata yang sebelumnya disebut-sebut OTK atau Orang Tak Dikenal.

Satu polisi tewas bernama Brigpol Irvanuddin, (36) akibat penyerangan OTK yang datang dengan bermobil. Dua polisi luka parah dan dua lainnya selamat karena saat penyerangan terjadi, keduanya makan sahur di warung sebelah pos polisi.

Dengan demikian, sudah 40 hari berlalu sejak kejadian itu tetapi progress kasusnya belum diketahui pasti. Sementara ini yang terungkap baru sekadar informasi bahwa pelaku penyerangan yang menewaskan dan melukai orang yang sedianya melewati Ramadan dengan penuh suka cita ini adalah anggota TNI.

Seperti diungkap Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiara yang dikonfirmasi, Minggu 9 Agustus pukul 21.10 Wita bahwa pelakunya masih ada di Makassar. "Kasus ini masih sementara diinvestigasi. Ditangani kerjasama antara Polda Sulsel, POM Daerah dan POM Pusat. Pelakunya masih ada di sini," kata Mayjen TNI Bachatiar.

Ditanya soal jumlah pelakunya, orang nomor satu di Kodam VII/Wirabuana ini tidak bersedia memberi keterangan lebih rinci karena menurutnya, pelaku penyerangan tersebut dari satuan yang bukan di bawah pembinaannya langsung. "Ini masih diinvestigasi. Pasti akan diproses semua sesuai aturan hukum berlaku dan akan ada saatnya nanti diumumkan," tegasnya.

Berbeda dengan kasus penyerangan pos polisi di daerah Samata, Kabupaten Gowa ini yang dilakukan anggota TNI, kasus penyerangan di Lapangan Syekh Yusuf, juga di Kabupaten Gowa, Minggu dini hari, 12 Juli yang saat ini ditangani Polda Sulsel, sudah ketahuan siapa pelakunya. Bahkan Jumat, (7/8) lalu telah digelar rekonstruksi yang berlangsung di lapangan belakang Mapolda Sulsel. Pelakunya ada enam orang anggota Brimob Polda Sulsel. Rekonstruksi dihadiri langsung Wakapolda Sulsel, Brigjen Ike Edwin.

Diketahui, 10 hari pasca penyerangan pos polisi itu, penyerangan kembali terjadi di lapangan Syekh Yusuf, Gowa. Korbannya tewas bernama Pratu Aspin Mallombassang, anggota TNI dari satuan Kostrad.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 21 Jun 2026 13:06

    7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

    JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:05

    PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat

    JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op

  • Minggu, 21 Jun 2026 13:01

    Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure

    JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:55

    Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter

    JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond

  • Minggu, 21 Jun 2026 12:52

    Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal

    JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.