Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Nusantara
  • 40 Hari Berlalu, Kasus Anggota TNI Serang Pos Polisi Belum Tuntas

40 Hari Berlalu, Kasus Anggota TNI Serang Pos Polisi Belum Tuntas

Senin, 10 Agu 2015 08:50
Okezone
Ilustrasi

MAKASSAR-Kamis dini hari, 2 Juli lalu, di tengah Bulan Ramadan, terjadi penyerangan pos polisi di daerah Samata, Kabupaten Gowa, perbatasan Kota Makassar. Lima anggota Sabhara Polres Gowa yang tengah bertugas malam itu tiba-tiba diserang puluhan orang bersenjata yang sebelumnya disebut-sebut OTK atau Orang Tak Dikenal.

Satu polisi tewas bernama Brigpol Irvanuddin, (36) akibat penyerangan OTK yang datang dengan bermobil. Dua polisi luka parah dan dua lainnya selamat karena saat penyerangan terjadi, keduanya makan sahur di warung sebelah pos polisi.

Dengan demikian, sudah 40 hari berlalu sejak kejadian itu tetapi progress kasusnya belum diketahui pasti. Sementara ini yang terungkap baru sekadar informasi bahwa pelaku penyerangan yang menewaskan dan melukai orang yang sedianya melewati Ramadan dengan penuh suka cita ini adalah anggota TNI.

Seperti diungkap Pangdam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiara yang dikonfirmasi, Minggu 9 Agustus pukul 21.10 Wita bahwa pelakunya masih ada di Makassar. "Kasus ini masih sementara diinvestigasi. Ditangani kerjasama antara Polda Sulsel, POM Daerah dan POM Pusat. Pelakunya masih ada di sini," kata Mayjen TNI Bachatiar.

Ditanya soal jumlah pelakunya, orang nomor satu di Kodam VII/Wirabuana ini tidak bersedia memberi keterangan lebih rinci karena menurutnya, pelaku penyerangan tersebut dari satuan yang bukan di bawah pembinaannya langsung. "Ini masih diinvestigasi. Pasti akan diproses semua sesuai aturan hukum berlaku dan akan ada saatnya nanti diumumkan," tegasnya.

Berbeda dengan kasus penyerangan pos polisi di daerah Samata, Kabupaten Gowa ini yang dilakukan anggota TNI, kasus penyerangan di Lapangan Syekh Yusuf, juga di Kabupaten Gowa, Minggu dini hari, 12 Juli yang saat ini ditangani Polda Sulsel, sudah ketahuan siapa pelakunya. Bahkan Jumat, (7/8) lalu telah digelar rekonstruksi yang berlangsung di lapangan belakang Mapolda Sulsel. Pelakunya ada enam orang anggota Brimob Polda Sulsel. Rekonstruksi dihadiri langsung Wakapolda Sulsel, Brigjen Ike Edwin.

Diketahui, 10 hari pasca penyerangan pos polisi itu, penyerangan kembali terjadi di lapangan Syekh Yusuf, Gowa. Korbannya tewas bernama Pratu Aspin Mallombassang, anggota TNI dari satuan Kostrad.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU â€" Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU â€" Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki