Sabtu, 27 Jun 2026

74 Anak Papua Tewas Diserang Penyakit Mematikan

Selasa, 08 Des 2015 08:26
MNC Media
Orang tua di Papua menangis dan membawa jenazah anak mereka yang meninggal akibat penyakit misterius
PAPUA – Jumlah bocah di tanah Papua yang tewas diserang penyakit misterius terus bertambah. Jika pada pekan lalu sekira 34 anak yang meninggal, kini jumlahnya sudah mencapai 74 anak di Kabupaten Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Irian Jaya.

Data terbaru yang berhasil dihimpun merujuk keterangan dari seorang tokoh intelektual muda di Papua, Marinus Young yang menyebut di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, sebanyak 74 anak di daerah tersebut meninggal dunia karena penyakit yang belum jelas.

"Jumlah data yang kami dapatkan sampai saat ini ada 74 anak yang meninggal di Distrik Mbua. Sedangkan di distrik lainnya seperti di Keneyam, Kabupaten Nduga ada 28 anak yang dalam kondisi sekarat," kata Marinus kepada MNC Media, Selasa (8/12/2015).

Marinus mengatakan, penyakit mematikan dan misterius ini sudah menimpa puluhan anak di Kabupaten Nduga, Papua sejak dua minggu lalu. Di mana korban terus berjatuhan dan belum ada obatnya.

Isu yang berkembang tewasnya puluhan anak di Kabupaten Nduga, Papua didahului dengan matinya hewan peliharaan warga dan diduga anak-anak itu terserang penyakit dari hewan peliharaan mereka.

"Penyakit itu menyebar juga dampak dari faktor iklim dan cuaca yang menyebabkan penularan penyakit dari hewan ke manusia yang sangat cepat," jelasnya.

Sejauh ini pihak Dinas Kesehatan Papua belum memastikan penyakit apa yang telah menyebabkan banyak anak di Papua tewas. Namun, Dinas Kesehatan mencoba mengambil sampel darah dari anak-anak yang menjadi korban penyakit misterius itu.

"Kita telah menambah tim medis ke daerah tersebut, namun sampai saat ini kita belum mampu menghentikan penyakit mematikan ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Alosyus Giay.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.