Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Anak Rinjani Erupsi, 209 Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan

Anak Rinjani Erupsi, 209 Penerbangan Garuda Indonesia Dibatalkan

Kamis, 05 Nov 2015 14:20
Okezone
Maskapai Garuda Indonesia
JAKARTA – Sebanyak 209 penerbangan PT Garuda Indonesia dibatalkan, akibat dampak erupsi Gunung Barujari di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Sesuai NOTAM (notice to airmen) nomor A2479/15, yang baru saja dikeluarkan oleh Briefing Office Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang penutupan Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Internasional Lombok dan Bandara Blimbingsari Banyuwangi, maka manajemen Garuda Indonesia akan menghentikan sementara waktu operasional penerbangannya sampai hari Jumat, 6 November 2015.

"Hingga hari ini total tercatat 209 penerbangan Garuda Indonesia yang batal, hari ini saja, tercatat 86 penerbangan yang dibatalkan untuk penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Bali, Banyuwangi dan Lombok" kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S Butarbutar dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Benny menambahkan, pemberitahuan dari otoritas ketiga bandara atas perpanjangan penghentian operasional maskapai waktu hingga hari Jumat 6 November 2015, mengingat, anak Gunung Rinjani tersebut terus mengeluarkan abu vulkanis, dimana sebaran abu kian meluas dan dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

Menurut Benny, Garuda Indonesia akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Barujari serta kesiapan Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bandara Blimbingsari Banyuwangi dan Bandara Internasional Lombok untuk kembali melaksanakan operasional penerbangan.

"Dengan situasi saat ini, kami harapkan para penumpang segera melakukan reschedule atau perubahan jadwal penerbangan, di seluruh ticketing office Garuda Indonesia terdekat atau segera menghubungi call center Garuda Indonesia," tambahnya.

Penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Denpasar, Banyuwangi dan Lombok, akan dilayani setelah tiga bandara tersebut dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang, dengan mempertimbangkan situasi yang terjadi.

Untuk itu, Garuda Indonesia menghimbau, para penumpang tidak menuju bandara sampai ada pemberitahuan bahwa ketiga bandara tersebut beroperasi kembali.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.