Anggaran Melimpah, Aceh Malah Masuk Provinsi Termiskin di Indonesia
Selasa, 12 Jan 2016 14:22
Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat, jumlah penduduk miskin di Aceh per September 2015 mencapai 859 ribu orang atau 17,11 persen. Angka ini bertambah delapan ribu orang dibanding jumlah orang miskin pada Maret lalu.
Lembaga Kajian Institute for Development of Acehnese Society (IDeAS) menyebutkan, tingkat kemiskinan di Aceh berada satu digit di atas Provinsi Bengkulu (17,16 persen) yang menempeti juru kunci provinsi termiskin di Sumatera. Sementara dari dari 34 provinsi di Indonesia, maka Aceh masuk tujuh besar sebagai daerah termiskin.
"Penyebabnya masih kami kaji lebih lanjut, apa sebenarnya persoalan di Aceh," kata Direktur IDeAS, Munzami di Banda Aceh, Selasa (12/1/2016).
Menurutnya angka kemiskinan di Aceh masih di bawah rata-rata nasional yakni 11,13 persen. Tingginya angka kemiskinan menjadi indikator bahwa rakyat Aceh belum sepenuhnya sejahtera.
Tingginya angka kemiskinan di Aceh menunjukkan dana otsus dan anggaran lainnya di Aceh yang begitu banyak, ternyata belum mampu digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
Sejak 2008, Aceh tercatat sudah menerima dana Otsus senilai Rp41,49 triliun. Dana Otsus akan terus diterima Aceh hingga 2027, sebagai bentuk kompensasi kepada daerah yang pernah dilanda konflik bersenjata tersebut. Jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2015 sendiri mencapai Rp12 triliun. Jumlah penduduk Aceh sendiri hanya 5 juta jiwa.
Kenyataannya uang sebanyak itu belum mampu dipakai maksimal dalam mengangkat taraf hidup masyarakatnya. Angka pengangguran di Aceh masih berada diurutan tertinggi di Indonesia yakni 9,93 persen.
"Kita berharap semoga kebijakan anggaran yang sedang dibahas eksekutif dan legislatif Aceh untuk tahun anggaran 2016 berioentasi terhadap penanggulangan kemiskinan," pungkasnya.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit