Sabtu, 27 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Banjir di Pidie, Satu Warga Tewas & 2 Rumah Hanyut

Banjir di Pidie, Satu Warga Tewas & 2 Rumah Hanyut

Senin, 30 Nov 2015 14:30
Ilustrasi
BANDA ACEH – Banjir melanda 13 kecamatan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh menyebabkan seorang warga tewas, dan dua rumah hanyut dibawa arus. Puluhan ribu rumah terendam sejak tadi malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi mengatakan, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak kemarin sehingga menyebabkan sungai-sungai meluap.

"Kecamatan yang banjir mulai dari Geumpang, Mane, Tangse, Keumala, Mutiara Timur, Indrajaya, Tiro, Mila, Delima, Pidie, Sakti, Kota Sigli dan Kembang Tanjong," katanya kepada Okezone, Senin (30/11/2015).

Banjir terparah di antaranya terjadi di Kecamatan Mutiara Timur dan Tangse. Seorang warga Gampong Jojo, Mutiara Timur, Yusnadi Ahmad (70) meninggal dunia dalam bencana itu.

"Meninggalnya bukan karena dibawa arus, tetapi mungkin karena syok waktu terjadi kepanikan saat air sedang naik," sebut Apriadi.

Kemudian di Kecamatan Tangse sejumlah desa diterpa banjir bandang. Dua rumah warga di Desa Kebun Nilam, kecamatan setempat hanyut dibawa arus. "Dua rumah itu letaknya di pinggir sungai," sebutnya.

Selain banjir, Tangse juga dilanda longsor di sejumlah titik. Bahkan jalan utama Tangse-Beureunun putus akibat longsor sejak tadi malam, namun tadi pagi sudah berhasil dibuka kembali dan bisa dilalui kendaraan.

Selanjutnya puluhan meter jalan provinsi Tangse-Beureunun di Kecamatan Keumala amblas ke sungai, sehingga kendaraan yang melintas harus ekstra hati-hati karena badan jalan makin mengecil.

Apriadi mengatakan, pihaknya masih terus mendata nilai kerugian dan ekses dari banjir. "Saat ini kami belum memiliki data valid karena pendataan masih berlangsung. Tapi estimasinya ada puluhan ribu rumah terendam," sebutnya.

Kondisi terkini, kata dia, banjir sudah mulai surut dan warga sudah kembali membersihkan rumahnya masing-masing. "Tapi warga kebanyakan belum bisa menggunakan dapurnya, jadi agar tidak terjadi kelaparan siang ini kita buka dapur umum," katanya.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.