Bentrok TNI-Polri di Lubuklinggau, Satu Prajurit Diduga Tewas
Sabtu, 14 Nov 2015 14:28
Kejadian bermula saat anggota Polres Muara Enim minta back-up buser dari Polres Lubuklinggau untuk melakukan penangkapan. Namun, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara, pada Jumat 13 November 2015, sekira pukul 23.00 WIB, anggota Polres Muara Enim langsung menembak ke arah yang terduga daftar pencarian oranga (DPO) mereka.
Sehingga di sana terjadi baku tembak yang mengakibatkan dua terduga tersangka tertembak dan dibawa ke RS Siti Aisyah. Mereka bernama Edi Sutrisno (43) dan Deden (33). Belakangan diketahui keduanya anggota TNI aktif berpangkat Kapten dan mengalami luka tembak di rusuk kanan.
Sedangkan di RS Siti Aisyah Kasat Reskrim AKP Arif Mansyur terlihat dikepung sejumlah orang menggunakan senjata. Belakangan diketahui mereka adalah TNI dari Korem Gapo dan Kodam II Sriwijaya yang melakukan pemantauan terkait pilkada sekira pukul 24.00 WIB.
Komandan CPM bersama Serka Syahril ke TKP terlihat dari anggota TNI yang berpakaian bebas menembak ke bawah sambil memarahi Arief. Sedangkan yang lainnya memukul kepala belakang Arif menggunakan pistol.
Melihat kejadian tersebut, Arif meminta tolong kepada Komandan CPM, Kapten Bahruddin yang berada di lokasi.
"Tolong selamatkan saya," kata Arif kepada komandan CPM.
Tak berselang lama, Arif dibawa ke UGD Siti Aisyah karena kaki kanannya diduga terkena serpihan peluru. Saat anggota PM sedang melakukan pendataan di mobil dinas dan didekatnya seluruh TNI berkumpul.
Datanglah Kabag Ops mendekati mereka, beberapa saat kemudian datanglah Kanit Intel Polres Lubuklinggau, Ipda Asri mendekati rombongan tersebut dan langsung mengeluarkan senpi.
Melihat hal tersebut, rombongan TNI langsung beraksi dan berupaya hendak merampas pistol tersebut. Ada yang memukul kepala Asri menggunakan pistol. Bahkan tendangan ke arah kepala juga dilakukan.
Saat ini dua anggota Polres Lubuklinggau berada di RS Ar Bunda Lubuklinggau. Sementara, anggota TNI dilaporkan meninggal dunia bernama Edy Sutrisno. Korban wafat pagi ini karena luka tembak di dada terkena rusuk.
Situasi di Lubuklinggai hingga kini masih rawan. Seluruh jajaran baik TNI-Polri di wilayah lainnya diminta mengendalikan anggotanya dan meminta jangan sampai ada yang terpancing.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI-Polri terkait betrokan di Lubuklinggau. Okezone, berupaya menghubungi pusat penerangan TNI AD melelaui sambungan telefon dan SMS, namun belum ada respon.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit