Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Corona Bodohkan Bangsa DPRD Pasaman Dorong Belajar Tatap Muka

Nusantara

Corona Bodohkan Bangsa DPRD Pasaman Dorong Belajar Tatap Muka

admin
Selasa, 17 Agu 2021 18:14
SUMBAR-Wakil Ketua DPRD Pasaman, Dany Ismaya, ST, Dt. Sandaran menyebutkan Pandemi Corona yang terjadi di Dunia nyaris dua tahun ini  telah membodohkan anak bangsa di sektor pendidikan. 

DPRD Pasaman mendorong dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat guna mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan. 

"Corona ini tak boleh membuat kita kalah dan lemah, sehingga kita terus tertinggal dan mengalami kemunduran di bidang pendidikan, kami mendorong agar segera dilakukan KBM secara tatap muka," ujar Dany kepada media ini, sempena peringatan ke 76 HUT RI, Selasa (17/8) kemarin. 

Dany menyatakan, sehari sebelumnya, guna menindaklanjuti keluhan masyarakat kepada DPRD Pasaman, dirinya selaku unsur pimpinan dewan telah menggelar Rapat Kerja Gabungan Komisi Komisi DPRD Pasaman dan OPD terkait, guna menyikapi persoalan tertinggalnya Kabupaten Pasaman dalam hal pendidikan. 

"Di atas kertas mungkin nilai anak didik kita bagus lewat proses pembejaran Dalam Jaringan (Daring) yang kita lakukan selama pandemi Corona ini, tapi kalau kita lakukan uji faktual, kita mesti jujur pada keadaan, proses daring tidak maksimal serapannya terhadap pencerdasan kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Dany. 

Tahapan Daring menurut Dany telah menghilangkan proses belajar-mengajar  berkearifan lokal yang dimiliki Sumatera Barat umumnya, dan Pasaman khususnya, dengan hilangnya peran sentral guru yang semestinya menjadi tokoh utama pembelajaran sebagai orang yang di gugu dan di tiru (guru) oleh siswa.

Bila di tilik ke belakang, kenapa Sumatera Barat selama ini bisa unggul di bidang pendidikannya, sehingga bisa menghasilkan para cendikia yang kemudian menasional, menjadi bapak bangsa, para pesohor di berbagai belahan dunia, menjadi menteri dan pengusaha yang sukses di bidangnya. 

"Tak lain dan tak bukan, karena daerah kita ini dulu mengadaptasi proses pendidikan berbasis Surau. Dimana ada seorang tokoh sentral yang diidolakan, dan tingkat pengetahuan dan penguasan ilmunya lebih tinggi dari orang kebanyakan," papar Dany. 

Lalu kemudian, tukuknya, peran sentral guru itu digantikan oleh penggunaan telepon pintar, yang bahkan teramat pintar, sehingga hal-hal yang seharusnya belum  layak di akses atau diketahui oleh anak-anak usia sekolahan, bisa didapatkan dengan mudah, sehingga yang terjadi adalah proses pendewasaan anak-anak yang terlalu cepat, dan diperburuk lagi oleh kurangnya komunikasi antara guru dan siswa untuk membahas persoalan menurut alur dan patut yang berkearifan lokal. 

"Kita kuatirnya nanti juga akan terlahir anak-anak yang merasa terlalu pintar atau lebih pintar dari gurunya, sehingga akan merahirkan anak-anak yang kurang berempati kepada guru dan orang tua," Ujar Dany 

Padahal, tukuk Wakil Ketua DPRD asal Partai Keadilan Sejahtera yang juga merupakan seorang ninik mamak dan bergelar Dato Sandaran di kaumnya tersebut Budaya Minangkabau sebagai pagar bagi akal budi generasi muda, dengan bijaksana telah memberi tunjuk ajar;

Barundiang siang caliak-caliak, mangecek malam agak-agak. Bak manungkuih tulang di daun taleh, bak manyuruakan durian masak.

Pitaruah rang cadiak pandai, "Dek ribuik rabahlah padi, di cupak Datuak Tumangguang
Hiduik kok tak babudi , duduak tagak kamari cangguang. Rarak kaliki dek binalu, tumbuah sarumpun ditapi tabek,
kalau habih raso jo malu , bak kayu lungga pangabek,". Ujar Angku Datuk ini berfilosofi. 

Artinya menurut Dany ada hal yang sudah layak dan belum layak untuk didapatkan oleh siswa dalam sebuah tahapan pembelajaran, untuk itulah peran guru belum bisa digantikan oleh telepon pintar.  

Guna menyikapi masalah itu, semua Fraksi di DPRD Pasaman menurutnya dalam rapat yang digelar 
telah menyepati proses KBM tatap muka secepatnya digelar.

Covid-19 ini menurutnya tidak boleh memperparah kemunduran bangsa dan  meluluhlantakkan berbagai sektor, bukan saja ekonomi, tetapi juga sosial budaya, dan pendidikan, khususnya bidang pendidikan proses belajar daring yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun, terbukti kurang efektif dalam proses masuknya ilmu pengetahuan kepada peserta didik.

Dalam rapat gabungan yang digelar sebelum peringatan HUT RI dan dihadiri Dinas terkait, seperti Kadiskes Desrizal M.Kes, Ali Yusri, disepakati proses pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat mesti segera dimulai di Pasaman(iwn)
Nusantara
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Mei 2026 15:12

    Komnas HAM Papua Temukan 30 Kendaraan Terbakar Pasca Kerusuhan Stadion Lukas Enembe

    Komnas HAM Papua menyelidiki insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe yang menyebabkan 30 kendaraan terbakar dan fasilitas rusak, mempertimbangkan peran VAR sebagai pemicu kericuhan.Komisi Nasional Hak

  • Sabtu, 09 Mei 2026 15:05

    Cerita Petugas Keamanan Usai Polisi Gerebek Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Lantai 20 dan 21 WNA Semua

    Menurutnya, aktivitas di dua lantai tersebut sudah lama menimbulkan kecurigaan petugas keamanan.Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggerebek sebuah perkantoran di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower yang di

  • Sabtu, 09 Mei 2026 14:49

    Polisi Ditembak Begal di Lampung, Sang Istri Tak Kuasa Menahan Kesedihan.

    Suasana duka menyelimuti Rumah Sakit Bhayangkara pada Sabtu (9/5/2026), usai Brigadir Arya Supena (32).Brigadir Arya merupakan  personel Direktorat Intelkam Polda Lampung.Ia meninggal dunia akiba

  • Sabtu, 09 Mei 2026 14:38

    Aksi Tak Biasa Pemuda Usai Habisi Nyawa Pacar Tidur Bersama Jasad Korban di Dalam Kamar.

    Aksi tak biasa dilakukan pria berinisial OI (28) usai usai menghabisi nyawa kekasihnya, DI (27).Ia tetap berada di rumah bersama jasad korban di wilayah Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecama

  • Sabtu, 09 Mei 2026 14:32

    Pecandu Sabu di Kampar Cabuli Anak Tiri Lebih dari Satu Kali.

    KAMPAR-Seorang pria ditangkap karena mencabuli anak tiri di Kecamatan Tapung. Pelaku ternyata pengonsumsi narkoba jenis sabu. Kepala Satuan Reserse Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Kampar, AK

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.