Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Komnas HAM Papua Temukan 30 Kendaraan Terbakar Pasca Kerusuhan Stadion Lukas Enembe

Komnas HAM Papua Temukan 30 Kendaraan Terbakar Pasca Kerusuhan Stadion Lukas Enembe

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 09 Mei 2026 15:12
Komnas HAM Papua menyelidiki insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe yang menyebabkan 30 kendaraan terbakar dan fasilitas rusak, mempertimbangkan peran VAR sebagai pemicu kericuhan.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Perwakilan Papua sedang melakukan investigasi mendalam terkait insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe yang terjadi pada Jumat (8/5). Peristiwa tragis ini mencuat setelah berakhirnya pertandingan babak play off promosi yang mempertemukan Persipura Jayapura dan Adhiyaksa FC.

Dalam penyelidikan awal yang dilakukan di lokasi, Komnas HAM Papua telah menemukan kerugian material yang sangat signifikan. Data menunjukkan bahwa sebanyak 20 unit mobil dan 10 unit kendaraan roda dua hangus terbakar di area sekitar stadion.

Tidak hanya kendaraan, beberapa fasilitas penting di dalam Stadion Lukas Enembe juga mengalami kerusakan parah akibat kericuhan tersebut. Pihak Komnas HAM berencana untuk segera meminta keterangan dari perangkat pertandingan guna mengidentifikasi faktor pemicu utama insiden pasca pertandingan yang memprihatinkan ini.

Kerugian Material dan Langkah Investigasi Komnas HAM
Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, secara langsung mengonfirmasi dan menyatakan bahwa pihaknya telah mencatat semua kerugian yang terjadi. "Kami menemukan kerugian material itu ada sebanyak 20 mobil, 10 kendaraan roda dua juga terjadi pengrusakan beberapa fasilitas di dalam Stadion Lukas Enembe," ujarnya di Sentani, Sabtu.

Ramandey menambahkan bahwa seluruh data kerugian material ini akan menjadi bukti penting dalam proses investigasi yang sedang berjalan. Komnas HAM berkomitmen untuk mengumpulkan informasi secara komprehensif dari berbagai pihak yang terlibat atau menyaksikan insiden Kerusuhan Stadion Lukas Enembe.

Langkah selanjutnya yang akan diambil adalah memintai keterangan dari perangkat pertandingan, termasuk wasit dan pengawas pertandingan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan objektif mengenai faktor-faktor spesifik yang memicu insiden serius pasca pertandingan tersebut.

Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran di balik kerusuhan, serta memberikan rekomendasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Komnas HAM menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap peristiwa yang melibatkan hak asasi manusia.

Potensi Pemicu Kerusuhan dan Catatan Sejarah Kekerasan
Salah satu aspek krusial yang akan menjadi fokus penilaian Komnas HAM adalah penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan tersebut. Frits Ramandey secara eksplisit menyatakan, "Kemungkinan kami akan menilai penggunaan video assitant referee (VAR), apakah itu menjadi pemicu terjadinya kericuhan selain dari kekalahan tim Persipura Jayapura."

Sebelumnya, Komnas HAM Papua juga telah mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa pertandingan play off promosi tersebut berpotensi memicu sentimen rasis, yang pada akhirnya berujung pada Kerusuhan Stadion Lukas Enembe. Kekalahan Persipura Jayapura dari Adhiyaksa FC dengan skor tipis 0-1 turut diduga kuat menjadi salah satu pemicu utama kemarahan suporter.

Meskipun tim kebanggaan Papua, Persipura Jayapura, tidak memiliki catatan sejarah terkait isu rasisme, tim ini tercatat pernah terlibat dalam insiden kerusuhan yang signifikan pada tahun 2013. Catatan sejarah ini menjadi pertimbangan penting dalam analisis Komnas HAM terkait pola dan akar masalah insiden terkini.

Pertandingan yang berlangsung sengit di Stadion Lukas Enembe pada Jumat (8/5) itu berakhir dengan kemenangan Adhiyaksa FC berkat gol tunggal yang dicetak oleh Adilson Silva pada babak pertama. Kemenangan ini memastikan Adhiyaksa FC promosi ke Super League, sementara kekalahan Persipura memicu reaksi yang tidak diinginkan di kalangan pendukung.(merdeka.com).

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/komnas-ham-papua-temukan-30-kendaraan-terbakar-pasca-kerusuhan-stadion-lukas-enembe-571230-mvk.html?page=3

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.