Jumat, 07 Agu 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Desak Usut Tuntas Kasus Reza Shendy, Amikom Gelar Aksi 1.000 Lilin

Nusantara,

Desak Usut Tuntas Kasus Reza Shendy, Amikom Gelar Aksi 1.000 Lilin

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 05 Sep 2025 10:17
Berita satu.com
Civitas akademika Universitas Amikom Yogyakarta menggelar doa bersama dan penyalaan 1.000 lilin untuk mengenang almarhum Reza Shendy Pratama (21), mahasiswa yang meninggal saat mengikuti aksi unjuk rasa di depan Mapolda DIY, Minggu (31/8/2025).

Kegiatan berlangsung di Lapangan Basket Amikom, Kamis (4/9/2025), dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen. Mereka mengenakan pakaian hitam serta jas almamater, menciptakan suasana khidmat. Doa bersama dipanjatkan, dilanjutkan prosesi menyalakan lilin sebagai simbol perjuangan menegakkan keadilan bagi almarhum.

Wakil Rektor III Amikom, Dr Ahmad Fauzi menyampaikan belasungkawa mendalam. Menurutnya, acara ini menjadi refleksi seluruh civitas kampus atas kehilangan salah satu mahasiswa terbaik.

“Kegiatan ini merupakan refleksi seluruh civitas sebagai ungkapan belasungkawa. Ini bagian dari simbol perjuangan mahasiswa dalam mencari kejujuran dan menegakkan hukum,” tuturnya.

Ia berpesan agar mahasiswa tetap menjaga kondusivitas selama aksi solidaritas berlangsung.

“Tujuan acara ini mulia dan baik, jangan sampai menimbulkan hal yang tidak baik,” imbuhnya.

Ketua BEM Amikom, Alfito Afriansyah menegaskan, kepergian Reza meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga civitas kampus.

“Hari ini kita mengadakan gerakan 1.000 lilin untuk mendoakan sekaligus bentuk keadilan bagi almarhum. Kita kehilangan satu teman juang, tetapi bukan berarti kehilangan daya juang,” ujarnya.

Acara juga diisi tausiyah oleh Ustad Mulyadi Erman. Di akhir kegiatan, BEM Amikom membacakan pernyataan sikap yang mengecam keras dugaan tindakan represif aparat. Mereka mendesak Polda DIY mengusut tuntas kasus kematian Reza secara transparan dan akuntabel.

Dalam sikapnya, BEM Amikom menekankan bahwa aksi menyalakan lilin bukan hanya doa, tetapi juga bentuk solidaritas. Mereka menuntut pengusutan terbuka atas dugaan kekerasan aparat.

“Perihal investigasi, kami sudah membuka komunikasi dengan pihak LBH untuk membantu menuntut keadilan dan mencari fakta-fakta yang ingin diketahui atas insiden ini,” ungkap Alfito.

Pihak kampus, melalui Wakil Rektor Ahmad Fauzi menegaskan, Amikom turut berduka dan mendukung langkah mahasiswa. Terkait investigasi, kampus mengaku sudah meminta audiensi dengan Polda DIY, tetapi masih menunggu kepastian jadwal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Reza meninggal dunia dengan luka parah seusai mengikuti demonstrasi di Polda DIY pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Jenazahnya dimakamkan di TPU Dusun Jaten, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta pada Minggu sore.

Aksi Amikom gelar 1.000 lilin untuk Reza Shendy menjadi simbol duka, solidaritas, sekaligus tuntutan agar kasus kematian mahasiswa ini diusut hingga tuntas.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 07 Agu 2026 16:48

    Usai Keracunan Massal Papua, BGN Bekukan Sementara SPPG dan Lakukan Investigasi

    Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terkait penyaluran makanan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, usai dugaan keracunan

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:42

    Keracunan MBG Papua, BGN Ungkap Arah Dugaan Penyebab

    Ratusan pelajar di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden Keracunan MBG Papua ini tengah ditangani otorit

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:34

    Dua WN India Bawa 'Oleh-Oleh' dari Thailand, Isinya Paket Ganja Rp1,5 Miliar

    Petugas Bea Cukai Ngurah Rai dan Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus penyelundupan narkotika dan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India. Kedua warga asi

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:22

    Napi Kabur Saat Izin Makan Siang, Kalapas dan KPLP Pekanbaru Dicopot

    PEKANBARU " Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, resmi dicopot dari jabatannya menyusul kasus kaburnya seorang tahanan perkara narkotika berinisial ISD yang sebelum

  • Jumat, 07 Agu 2026 16:18

    Komisi III DPRD Riau Bongkar Dugaan Kebocoran PAD, Perusahaan Miliki Ratusan Kendaraan tapi yang Bayar Pajak Hanya Segelintir

    PEKANBARU " Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau kembali menjadi sorotan. Komisi III DPRD Riau menemukan indikasi mencengangkan, ada perusahaan yang saat mengurus perizinan m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki