Jalanan Angker Sering Terjadi Perampokan
Senin, 09 Nov 2015 16:31
Hal itu terbukti dengan banyaknya laporan pengaduan masyarakat maupun pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan H Anif tersebut di Polsek Percut Sei Tuan.
Seperti yang dialami Alexander Gunawan (41) warga Jalan Besar Tembung, Desa Bandar Klipah, Kecamatan Percut Sei Tuan yang menjadi korban aksi empat kawanan begal bersepeda motor sambil menggunakan senjata tajam dan senjata api.
Informasi yang diperoleh dari Polsek Percut Sei Tuan, Jumat, 6 November lalu menerangkan, ketika itu korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam list merah BK 4853 ADR hendak berangkat kerja ke Pajak Ikan Cemara untuk berjualan ikan di Jalan Cemara, dekat Jalan Melinjo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan sekira pukul 04.00 WIB pagi.
Namun nahas, belum tiba di tempat jualannya tepatnya di Simpang BW/Jalan H Anif, korban dipepet oleh empat kawanan perampok dengan mengendarai sepeda motor berboncengan, dari arah belakang, pelaku turun mengacungkan klewang serta mengancam akan membunuh dengan pistol.
Alex menyebutkan, akibat insiden tersebut sepeda motor yang dikendarainya raib dibawa kabur kawanan begal.
"Karena saya takut lantaran hendak akan dibunuh dan ditembak oleh kawanan perampok maka saya ikhlaskan sajalah kereta (sepeda motor) saya itu," sebutnya.
Tidak lama berselang aksi kawanan serupa juga dialami Aminoer Rasyid (33) bersama istri Novi (33) warga Kota Medan pada, Minggu, 8 November semalam.
Saat itu, pasangan suami istri ini usai mengunjungi kediaman orang tuanya di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan mengendarai sepeda Honda Scoopy Scopy BK 3043 AFO.
Ketika hendak pulang kekediamannya tiba-tiba di tengah jalan tepatnya Jalan H. Anif kedua korban tersebut dipepet oleh lima orang kawanan perampok bersenjata tajam dengan mengendarai tiga unit sepeda motor tanpa pelat.
"Jadinya saat itu, aku usai mengunjungi rumah orangtuaku di Desa Saentis, sekira pukul 01.00 WIB dinihari tadi dengan mengendarai sepeda motor. Namun, ketika hendak pulang tiba-tiba ditengah jalan aku bersama istriku dipepet oleh lima orang perampok," terang Rasyid saat ditemui di kediamannya.
Rasyid menyebutkan, saat insiden perampokan terjadi lima dari dua pelaku langsung menerjang dirinya bersama istri dari sepeda motornya sembari mengacungkan senjata tajam.
"Pas kami dipepet oleh kelima pelaku, dua dari perampok tersebut langsung menendang kami. Alhasil kami pun terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai. Selain itu disaat kami terjatuh para pelaku langsung mengancam kami dengan senjata tajam sembari berkata akan dibunuh apabila melawan," tuturnya.
Tak mau kehilangan sepeda motornya, sambung Rasyid, dirinya melakukan perlawanan terhadap kelima pelaku perampokan. Karena kalah tenaga akhirnya pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut.
"Sempat juga aku melakukan perlawanan. Mereka juga sempat menikami punggungku namun tidak ada luka sebab aku punya pegangan. Nah karena kalah jumlah akhir sepeda motorku yang masih tahap cicilan tersebut berhasil dibawa kabur kelima pelaku," ungkapnya.
Ia menuturkan, dalam insiden tersebut dirinya bersama istri hanya mengalami luka-luka lecet akibat terjatuh dari sepeda motor karena diterjang oleh kawanan pelaku.
"Alhamdulliah Bang, kami tidak kenapa-kenapa. Hanya luka lecet saja akibat terjatuh dari keretaku (sepeda motor). Walaupun begitu, keretaku berhasil dibawa kabur," tutur Rasyid yang mengetahui dua ciri-ciri dari lima kawanan perampok.
Pria yang berprofesi sebagai jurnalis tersebut mengungkapkan, dirinya bersama istri akan membuat laporan pengaduan ke Polsek Percut Sei Tuan.
"Tadi malam sudah dilakukan cek lokasi oleh petugas kepolisian namun laporan kita dibuat, rencana besok akan buat pengaduannya ke Polsek Percut Sei Tuan," pungkas Rasyid yang saat itu sedang mengobati luka-lukanya.
Sementara itu, melihat seringnya aksi kejahatan yang terjadi di kawasan Simpang BW/Jalan H Anif, Kecamatan Percut Sei Tuan tersebut, Senin (9/11/2013) Waspada Online mencoba melintasi jalan tersebut, ternyata ketika sampai di lokasi kondisi jalan yang baru dibangun oleh pemerintah beberapa tahun lalu itu terlihat sepi tidak banyak pengendara yang berlalu lalang.
Selain itu, Jalan H Anif tersebut tidak memiliki lampu penerang jalan, ditambah kondisi jalan yang rusak dipenuhi lubang sehingga menyulitkan pengendara khususnya roda dua ketika melintasi jalan tersebut.
Menanggapi maraknya aksi kejahatan di kawasan Jalan H. Anif tersebut, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz K Dwihananto mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menekan aksi kejahatan jalanan.
"Kita tetap lakukan patroli malam, sebenarnya di tol H Anif itu tiap malam ada patroli tapi semalam anggota yang di sana ditarik karena ada bentrok di tanah garapan. Yang jelas kita terus berupaya menekan maraknya aksi kejahatan jalanan dengan menangkap pelakunya," katanya.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit