Sabtu, 01 Agu 2026
Nusantara
Kapolda Riau Luncurkan Ekspedisi Merah Putih Presisi, Jangkau 17 Daerah 3T
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 01 Agu 2026 11:04
PEKANBARU-Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meluncurkan program Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai upaya menghadirkan negara hingga ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Provinsi Riau.
Program tersebut ditandai dengan Apel Kesiapan Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).
Irjen Herry mengatakan Riau adalah rumah bersama yang dibangun di atas keberagaman. Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan utama untuk menjaga persatuan.
Sementara wilayah pesisir, kepulauan, dan kawasan terluar memiliki posisi strategis dalam menjaga ruang hidup masyarakat sekaligus kedaulatan bangsa.
"Ekspedisi Merah Putih Presisi adalah wujud kehadiran negara sampai ke wilayah terluar. Kita hadir untuk mendengar aspirasi masyarakat, memperkuat persatuan, menjaga lingkungan, dan mendorong kemandirian masyarakat,” kata Irjen Herry.
Program ini akan menjangkau 17 desa di wilayah 3T melalui delapan tim ekspedisi yang didukung 45 kendaraan operasional serta 81 relawan mahasiswa.
Ia menekankan bahwa tujuan utama ekspedisi bukan sekadar memberi label pada suatu daerah, melainkan memahami kondisi dan kebutuhan nyata masyarakat agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberi manfaat.
Berbagai kegiatan akan dilakukan selama ekspedisi, di antaranya penanaman pohon dan mangrove, pembagian bendera Merah Putih, penyerahan mesin ketinting kepada nelayan, bantuan kendaraan operasional untuk Polsek di wilayah luar, pelayanan kesehatan gratis, bantuan sosial, serta dialog langsung dengan masyarakat.
Irjen Herry juga mengingatkan seluruh personel agar membangun komunikasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, nelayan, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia meminta personel melakukan deteksi dini terhadap potensi persoalan di lapangan dan menyelesaikannya bersama masyarakat sebelum berkembang menjadi masalah besar.
Irjen Herry menegaskan, pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui hubungan baik antar manusia, tetapi juga melalui kepedulian terhadap alam. Riau, kata dia, dianugerahi hutan, sungai, laut, dan mangrove yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.
“Kalau mangrove mengalami abrasi, maka wilayah NKRI ikut terancam. Kalau pohon berkurang, kita harus menanam kembali. Menjaga alam berarti menjaga keberlangsungan hidup generasi hari ini dan masa depan,” ujarnya.
Ia menyebut semangat tersebut sebagai bagian dari konsep Green Policing, yakni menghadirkan keamanan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino menjelaskan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan program unggulan Kapolda Riau yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan pelayanan Polri di wilayah terluar dan tertinggal.
"Kami tidak hanya hadir secara fisik, tetapi membawa kemanfaatan bagi masyarakat dan mengajak mereka peduli terhadap lingkungan hidup,” kata Kombes Ino.
Menurutnya, penanaman mangrove akan difokuskan di kawasan pesisir yang mengalami abrasi. Selain itu, pembagian bendera Merah Putih dilakukan agar masyarakat di daerah terpencil ikut merasakan semarak peringatan kemerdekaan.
Kombes Ino menambahkan, bantuan mesin ketinting diharapkan dapat meningkatkan aktivitas transportasi nelayan dan mendorong perekonomian masyarakat pesisir.
Polda Riau juga menyiapkan pelayanan kesehatan gratis, bantuan sosial, serta kendaraan operasional bagi personel kepolisian yang bertugas di wilayah terpencil.
“Tema kita Merajut Kebersamaan, Menjaga Keberlanjutan. Program ini dilaksanakan bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, mahasiswa, dan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri dan Presiden Prabowo Subianto agar negara benar-benar hadir di tengah masyarakat hingga titik terluar Indonesia.
Ekspedisi Merah Putih Presisi diharapkan mampu memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat, menumbuhkan semangat kebangsaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan.
"Mudah-mudahan mangrove yang kita tanam dari Kabupaten Rokan Hilir sampai Kabupaten Indragiri Hilir bisa kita lihat kembali pada Ekspedisi Merah Putih Presisi tahun 2030,”(ckplh)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/138660/2026/08/01/kapolda-riau-luncurkan-ekspedisi-merah-putih-presisi-jangkau-17-daerah-3t/#sthash.gwoRhXAL.dpbs
komentar Pembaca