Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Kerajaan Islam Pertama di Asia Tenggara Ada di Aceh Besar

Kerajaan Islam Pertama di Asia Tenggara Ada di Aceh Besar

Sabtu, 14 Nov 2015 14:51
Waspada
Situs kerajaan Islam pertama Asia Tenggara terdapat di Aceh

BANDA ACEH - Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, bekerja sama dengan Pusat Penyelidikan Arkeologi Global Universitas Sain Malaysia Pulau Pinang serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, membuat satu seminar.

Direktur Pusat Penyelidikan Arkeologi Global USM Pulau Pinang, Prof Datok Dr Mochtar Saidin dalam keterangan tertulisnya kepada Waspada Online, Sabtu (14/11/2015), menyimpulkan dari hasil seminar arkeologi ini, bahwa berdasarkan temuan askavasi terhadap sejumlah benda kuno, terbukti pusat Kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara didirikan di desa Lamreh Aceh Besar yang lebih dikenal dengan situs Kerajaan Lamuri, yakni berdiri pada awal abad ke-11 Masehi.

"Pernyataan ini berdasarkan hasil penelitian saya sejak tahun 2012 hingga 2015, dari ratusan nisan kuno, pecahan keramik kuno dan serpihan peralatan dapur dan wadah upacara ritual Hindu kuno, berkisar antara tahun l003 Masehi hingga tahun 1386 Masehi," jelas Prof Datok Dr Mochtar Saidin, di hadapan sekitar 400 peserta, Kampus Unsyiah.

Penelitian dan penyelidikan serupa pernah dilakukan USM Pulau Pinang di Birma (Siam), Kamboja, Malaysia Thailand, Philipina dan Brunei Darusalam.

"Situs artifak yang ditemukan di masing-masing negara tadi jauh lebih muda. Bahkan lebih muda dari situs yang ada di Samudra Pasai," ungkap Prof Arkeologi lulusan Harvard University AS itu, membenarkan hasil kajiannya selama tiga tahun.

200 Hektare

Meskipun cukup melelahkan menyesar seluas 200 hektar areal sebaran situs, di atas punggung perbukitan hingga di kedalaman laut 15 meter untuk mendapatkan batu nisan dan artifak lainnya tergerus oleh hantaman tsunami di Aceh pada akhir tahun 2004.

Datok Mochtar dalam kesempatan itu menyarankan hasil penyelidikan bersama tim Arkeologi Universitas Syiah Kuala dan relawan dari Masyarakat Pencinta Sejarah Aceh (MAPESA), supaya dilaporkan kepada Pemerintah RI dan Pemerintah Aceh agar dilakukan pembebasan lahan.

Langkah selanjutnya disiapkan sebuah Pusat Riset Sejarah Islam Asia Tenggara dan sarana pendidikan sejarah Islam bagi generasi akan datang. Menurutnya ada tiga sentra situs besar berdiri di Desa Lamreh kelak mampu dipersatukan menjadi sebuah pusat kajian arkeologi nusantara terpenting di Aceh. Yakni situs Kerajaan Lamuri, situs Benteng Pasukan Armada Laut Perempuan Aceh ketika mengusir Portugis pada abad ke 15, Benteng Inong Balee dan situs Makam Laksamana Laut Keumala Hayati.

Didampingi Kepala Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya Unsyiah, Dr Husaini Ibrahim, Datok Mochtar, merasa optimis bahwa hasil temuan tim arkeologi yang dipimpinnya akan menjadi salah satu sumbangan besar bagi sejarah kebudayaan Islam nusantara di Asia Tenggara.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Mei 2026 16:21

    Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:18

    Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR

    JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:17

    May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital

    INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba

  • Jumat, 01 Mei 2026 15:26

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin

    Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt

  • Jumat, 01 Mei 2026 10:39

    Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

    JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5  dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.