Sabtu, 27 Jun 2026

Kota Padang Krisis Air

Selasa, 29 Des 2015 14:10
Ilustrasi: Haluan Sumbar
Kota Padang krisis air
PADANG – Untuk wilayah Sumbar, Kota Padang termasuk kawasan krisis air. Hal itu dilihat dari tekstur tanah yang kasar, pemanasan global yang menyebabkan sering terjadinya bencana iklim, serta kesadaran ramah lingkungan yang tergolong rendah di tengah-tengah masyarakat.

Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan air bagi 1,1 juta warga Kota Padang akan sulit dicapai dengan maksimal tanpa kerja keras pemerintah serta kesadaran masyarakat untuk berhemat.

Hal itu dikemukakan Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU/PR) Firdaus Ali dalam Seminar International Konversi Sumber Daya Air dalam rangka ketersedian dan keberlangsungan sumber air baku bagi PDAM, yang diadakan PDAM Kota Padang di Hotel Grand Inna Muara.

"Kerja keras pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air itu tak akan maksimal tanpa pola pakai air masyarakat yang tidak ramah lingkungan. Selain itu, untuk menjaga ketersedian air bersih, harus pula diimbangi antara kuantitas dan kualitas air itu sendiri," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Padang Isril Berd mengatakan, berbagai masalah saat ini menghantui pengelolaan DAS guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain kondisi DAS yang kian memburuk karena peningkatan degradasi lahan, keadaan makin diperparah dengan sering terjadinya aktivitas penebangan pohon secara liar.

"Masalah yang ditemukan itu semakin kompleks, mulai dari alih fungsi lahan yang tak terkontrol dan banyaknya penebangan pohon yang menyebabkan banjir. Ini menyebabkan upaya rehabilitasi DAS yang dilakukan menjadi sia-sia. Sejauh ini pengelolaan sumber daya alam yang terdapat di sepanjang DAS lebih berorientasi pada nilai ekonomis," jelasnya.

Kota Padang saat ini memiliki enam DAS, di antaranya DAS Air Timbulun, DAS Bungus, DAS Arau, DAS Kuranji, DAS Air dingin, DAS Kandis. Berdasarkan pantauan terakhir, DAS Arau, Kuranji dan Air Dingin dalam kondisi sangat kritis dengan debit air sungai yang tidak normal, tutupan lahan yang menurun, serta kualitas air yang buruk karena terpengaruh sampah.

Sementara itu Walikota Padang Mahyeldi Ansrullah mengamini bahwa pasokan air bersih di Kota Padang saat ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan 1,1 juta warganya. Salah satu penyebabnya dikarenakan saat curah hujan tinggi, tanah di Kota Padang tidak mampu mengendalikan air agar menjadi sumber air bersih, apalagi saat musim kemarau.

"Melalui seminar ini kami berharap mendapat banyak masukan dalam perbaikan pelayanan air bersih dan pengelolaan pemanfaatan DAS untuk warga Kota Padang. Soalnya masalah air ini adalah masalah kehidupan, orang bisa berperang karena air ini. Jika tidak segera kami upayakan perbaikannya, akan membahayakan kehidupan masyarakat Kota Padang sendiri," ucap Walikota.

Sedangkan Direktur PDAM Kota Padang Muswendry Evytes dalam kesempatan ini mengimbau agar masyarakat dapat menyadari pentingnya kebutuhan air, sehingga tidak ada yang menggunakannya secara berlebihan.

"Ini jadi tugas bersama. Jika di suatu kawasan ketersediaan airnya melimpah, jangan digunakan secara boros. Hingga 2019 nanti, kami menargetkan untuk mampu menyediakan air bersih paling tidak untuk 99.000 rumah tangga di Kota Padang melalui sistem pipa," ucapnya.

Selain Firdaus Ali dan Isril Berd, beberapa pembicara juga dihadirkan dalam seminar ini, seperti dari Direktorat Pengembangan SPAM Ditjen Cipta Karya Kementerian PU/PR Mocham­mad Natsir, Akademisi Universitas Andalas Profesor Erizal Mukhtar dan Rembrandt serta Wakil Ketua Forum DAS Nasional Profesor Naik Sinukaban.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.