Longsor Bukit Kemuning, 10 Rumah Rusak 152 Jiwa Mengungsi
Senin, 04 Jan 2016 16:28
Longsor ini menyebabkan delapan rumah warga rusak parah, dua rusak ringan, dan 11 rumah tak dapat dihuni. Kerugian akibt kejadian ini ditaksir sebanyak satu miliar rupiah.
Kerusakan rumah warga bertambah setelah longsor susulan terjadi, Minggu 3 Januari kemarin, sekira pukul 23.00 WIB. Kerusakan rumah bertambah empat unit di Blok D3. Selain itu, warga yang mengungsi ke posko darurat yang dibangun di fasilitas umum (fasum) perumahan setempat bertambah. Sebelumnya, 72 jiwa dari 21 kepala keluarga (KK) sekarang menjadi 42 KK sebanyak 152 jiwa mengungsi.
Sebagian warga tidur di posko bencana longsor, sebagian lagi memilih tinggal bersama dengan keluarga dekatnya. Di posko bencana darurat dibangun tiga tenda dari Kementerian Dinas Sosial Republik Indonesia. Dua untuk tempat tidur satu untuk dapur. Kemudian barang-barang warga yang dapat diselamatkan disimpan di gedung Fasum Nusa Indah.
Salah seorang korban, Suryanti (33) bersama suaminya Budi dan tiga anaknya tak memiliki pilihan selain harus tinggal di posko darurat bencana. Dia mengatakan, barang-barangnya masih ada yang bisa diselamatkan setelah longsor terjadi. Namun, dia menyesalkan mesin jahitnya tidak terselamatkan. Selain itu, komputernya yang baru selesai diperbaiki malam harinya rusak pada pagi hari.
"Ada saudara yang bantuin, bagian dapur dan kamar belakang masih bisa diambil kulkas, mesin cuci, kasur, rak-rak plastik. Mesin jahit tak bisa diambil. Komputer malamnya siap diperbaiki dan paginya sudah rusak gara-gara longsor," kata Suryanti sambil mengiris-iris bawang di posko darurat.
Ketua RT2/RW22 sekaligus panitia bencana longsor, Amirul Hakim mengatakan, akibat kejadian longsor ini, kerugian yang dialami warga berkisar satu miliar. Dia menyampaikan tanah longsor itu sampai saat ini belum stabil. Masih mengancam ketenangan warga Nusa Indah. Kegiatan di posko darurat bencana untuk ibu-ibu warga setempat memasak di posko dapur.
"Kita menghitung semuanya lebih kurang satu miliar. Kondisi atas belum stabil warga takut. Kegiatan kalau ibu-ibu masak," kata Amir saat ditemui di posko darurat bencana longsor.
Dia berharap, supaya pemerintah memperhatikan korban longsor. Kemudian, ia juga berharap agar Bukit Kemuning dikondisikan agar tak terjadi longsor di kemudian hari.
"Jalannya dibatu miring sama dibangun drainasenya. Bukitnya minta dikondisikan lagi supaya tidak terjadi longsor," ucapnya.
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit