Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Masyarakat Bencana Sinabung Baru Bisa Bertani Desember 2016

Nusantara

Masyarakat Bencana Sinabung Baru Bisa Bertani Desember 2016

Kamis, 24 Sep 2015 04:38
Foto: SINDO
Masyarakat Gunung Sinabung

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mempercepat proses land clearing lahan pertanian, sehingga masyarakat Gunung Sinabung, Sumatera Utara, bisa segera direlokasi dan mau menempati rumah yang telah dibangun, utamanya bagi masyarakat di tiga desa untuk relokasi tahap satu.

Masyarakat di tiga desa tersebut yakni Berkerah Simacem dan Sukameriah sebanyak 370 kepala keluarga. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masih terkendalanya proses land clearing, karena lahan pertanian tersebut masih berupa hutan pinus.

Kemudian surat izin dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) baru didapatkan Agustus 2015, sehingga untuk melakukan land clearing perlu waktu.

"Proses land clearing ini dilakukan oleh pihak ketiga dan dibiayai oleh BNPB. Saat ini dari 185 hektar ini sudah selesai sekitar 65 persen (125 hektar). Diharapkan November selesai," jelas Sutopo di Graha BNPB Jakarta Timur.

Saat ini menurutnya lahan pertanian belum bisa bisa ditanam karena masih berbentuk hutan pinus yang biasanya menyebabkan tanah menjadi kritis.

Tanah tersebut tidak subur dan harus dicabut terlebih dahulu tunggul pohonnya menggunakan peralatan besar. Selanjutnya untuk penanamannya tanah perlu dimatangkan setelah dikapling per setengah hektar yang diperuntukkan bagi masyarakat.

"Perlu waktu 9-12 bulan untuk proses ini. Diperkirakan Desember 2016 betul-betul bisa ditanami tanah tersebut," jelasnya.

Untuk status lahan pertanian tersebut adalah pinjam pakai dari Kementrian LHK. Dalam perkembangannya bisa dievaluasi dalam hal ini otoritasnya ada di Kementrian LHK apakah akan diserahkan kepada masyarakat atau diperpanjang sewa pakainya selama 25 tahun.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 09:03

    Selundupkan Narkoba dalam Karung Beras Basmati, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

    Kepolisian membongkar penyelundupan narkoba jenis etomidate dan ekstasi disembunyikan dalam kemasan beras basmati asal India. Dua pria berinisial T (26) dan Y (29) ditangkap kepolisian di indekos kawa

  • Jumat, 26 Jun 2026 08:59

    Bukan Lagi Soal Gadget, Wamenkomdigi Beberkan Arah Baru Literasi Digital

    Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan program literasi digital yang selama ini berfokus pada penggunaan gawai dan internet tidak lagi memadai untuk menj

  • Jumat, 26 Jun 2026 08:55

    Prabowo Minta Taufik Hidayat Penganiaya Yuvita Dihukum Berat

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan atensi khusus pada kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami Yuvita Tri Rezeki (29). Selama tiga tahun terakhir, Yuvita mengalami kekerasan yang dil

  • Jumat, 26 Jun 2026 08:50

    108 Kontingen MTQ Inhu Berangkat ke Kuansing, Bidik Posisi Empat Besar

    INHU-Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ir. H. Hendrizal, M.Si, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Indragiri Hulu untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi y

  • Jumat, 26 Jun 2026 08:47

    Ketua Bawaslu RI Langsung Turun Verifikasi Calon PAW Bawaslu Rohil

    BAGANSIAPIAPI-Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Rahmat Bagja, langsung hadir ke Bawaslu Rokan Hilir untuk memferivikasi calon anggota pengganti antar waktu (PAW), pada Kamis (25/6/2026) di Kota Bagans

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.