Nusantara
PMTI Pastikan Transaksi Merpati Rp 1 Miliar Bukan Setting-an
Selasa, 02 Jul 2019 15:29
Transaksi seekor merpati termahal di Indonesia ini berlangsung di Kota Bandung, Jumat 28 Juni 2019. Robby membeli Jayabaya dari tangan Aristyo Setiawan.
"Transaksi Jayabaya bukan setting-an. Memang nyatanya harganya segitu," kata Ketua Penggemar Merpati Tinggi Indonesia (PMTI) Edhi Susanto Kusumadi saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (2/7/2019).
"Memang (format lomba) PMTI itu dibuat kayak Motor GP, hitung poin. Jayabaya juaranya tahun 2018," ujarnya.
"Tingkat kesulitannya jauh di kita, dibandingkan kolong bebas. Soalnya harus jatuh di atas meja. Kalau salah meja saja kalah," kata Edhi.
Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi
Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6
TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S
Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du
Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali
Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo
Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman