Pedagang Medan Plaza Desak Manajemen Penuhi Klaim Asuransi
Kamis, 27 Agu 2015 15:42
MEDAN-Pasca kebakaran yang melanda gedung Medan Plaza Centre di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Petisah, Sumatera Utara, Sabtu 22 Agustus dinihari lalu, ratusan pedagang tidak dapat berjualan kembali. Pasalnya, mereka mengaku tidak memiliki modal lagi untuk membuka usaha yang baru.
"Sampai hari ini klaim asuransi belum juga kami terima dari pihak manajemen Medan Plaza, pasca kebakaran kemarin," ucap Teddy (35) salah seorang pedagang pakaian saat ditemui Waspada Online di lokasi, Kamis (27/8/2015).
Teddy menyebutkan, dalam insiden kabakaran gedung kemarin usahanya mengalami kerugian hingga Rp6 milliar lebih dimana seluruh isi daganganya yang berada di outlet ludes dilalap api.
"Mulai peristiwa kebakaran kemarin, saya tak dapat tidur, karena kepikiran terus. Semuanya habis terbakar. Gimana saya mau jualan lagi, karena modal tidak ada," sebutnya lokasi outletnya berada di lantai II.
Hal senada juga diutarakan, Zahra (28), selaku Supervisor Salon Johnny Andrean menuturkan, hingga kini belum ada titik terang mengenai biaya ganti rugi yang diberikan oleh pihak manajemen Medan Plaza Centre pasca insiden kebakaran tersebut. "Belum ada kejelasan bang, mengenai ganti rugi oleh pihak Medan Plaza dalam kebakaran ini," tuturnya.
Zahra mengungkapkan, pihak manajemen saat ini hanya meminta data-data kepada ratusan pemilik kios yang menjadi korban kebakaran. "Kami masih dimintai data-data saja mengenai kontrak oleh pihak manajemen," ungkap pengusaha yang biasanya berdagang di lantai II yang sudah berdiri selama 12 tahun lebih.
Sementara itu, pihak manajemen Medan Plaza yang diwakilkan kuasa hukum, Hartanta Sembiring, menjelaskan, saat ini masih dilakukan pendataan terhadap para pedagang. Sebab, seluruh dokumen-dokumen surat kontrak pedagang ludes terbakar. "Bagaimana kita mau mengeluarkan klaim asuransinya. Saat ini saja data-datanya para pedagang yang berjualan kita tidak punya. Sebab, semuanya ikut ludes terbakar," jelasnya.
Selain itu, kuasa hukum Medan Plaza itu, mengaku, saat ini manajemen berfokus menunggu hasil olah TKP yang dilakukan pihak Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan. "Sabar ya, kita saat ini masih menunggu hasil Tim Labfor mengenai penyebab kebakaran ini," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, gedung Medan Plaza Centre hangus terbakar dilalap api pada Sabtu 22 Agustus sekitar pukul 01.30 Wib dini hari. Dimana diduga asal api muncul akibat korsleting listrik dari sebuah outlet restoran Ayam Penyet yang berada di lantai I. Kobaran Api berhasil dijinakkan petugas dari pemadam kebakaran P2K Kota Medan dengan menurunkan sedikitnya 24 unit mobil pemadam.
Dalam insiden kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh bagian gedung beserta isinya, pihak manajemen mengalami kerugian mencapai ratusan miliar rupiah.
Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia Usai Bantai Swedia 5-1
HOUSTON - Timnas Belanda memecahkan rekor tak terkalahkan terpanjang sepanjang gelara Piala Dunia. Kemenangan 5-1 atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) dini hari membuat The Oranje mencetak re
Respon Keluhan Warga, Pemprov Riau Langsung Perbaiki Jalan Rusak Simpang Perak Pelalawan
PEKANBARU - Keluhan warga soal jalan rusak dan berlubang di Ruas Simpang Perak, Kabupaten Pelalawan, akhirnya mendapat respons nyata dari Pemerintah Provinsi Riau. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan
200 Peserta Meriahkan Festival Gasing se Riau di Kabupaten Inhu
RENGAT - Gasing merupakan olahraga tradisional masyarakat Riau. Untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar festiva
Tabrakan Beruntun di Kuansing, Seorang Pelajar Tewas di Lokasi Kejadian
KUANSING â€" Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (20/
Bupati Suhardiman Gandeng Wabup Inhu Tinjau Arena MTQ Riau, Pastikan Kuansing Siap Ukir Sejarah
KUANSING â€" Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau terus ditunjukkan.Bupati Kuansing, Suhardiman Am