Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Pengakuan Mengejutkan Siswi yang Dianiaya Teman Sekelas Sebelum Tewas

Pengakuan Mengejutkan Siswi yang Dianiaya Teman Sekelas Sebelum Tewas

Selasa, 29 Sep 2015 11:18
shutterstock
Ilustrasi
BANDA ACEH - Nurul Fatimah (11), siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Keunaloi, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar tewas diduga dikeroyok teman sekolahnya.

Kakak korban, Dian Sikha menuturkan, adiknya itu dianiaya empat teman sekolahnya. Berdasarkan pengakuan Nurul, aksi penganiayaan berlangsung di ruang kelas sekolahnya.

"Tanganya dipelintir dan dicekik dengan jilbab," kata Dian mengutip pengakuan korban, Selasa (29/9/2015).

Nurul sempat tak menceritakan kekerasan yang dialaminya, diduga karena ketakutan. Keluarga sempat heran karena dia tiba-tiba mengeluh sakit di sekujur tubuh diduga akibat penganiayaan pada 16 September 2015.

Dua hari kemudian kesehatan bocah malang itu makin menurun, hingga tak sanggup bangun lagi dan dirawat di Puskesmas Seulimum pada 23 September lalu.

Saat itu seorang tetangga datang membesuk dan menanyakan langsung pada Nurul apakah dia dipukul. Setelah sedikit dipaksa, akhirnya Nurul buka suara.

Bocah itu mengaku dikeroyok oleh empat temannya di dalam kelas. Dia dicekik dengan jilbab yang dikenakannya, sedang tangannya dipelintir.

Dian mengatakan tangan adiknya memerah dan terlihat memar di beberapa bagian tubuh. "Hasil rontgen dokter menunjukkan ada masalah di paru-paru," sebutnya.

Dua hari di puskesmas, kondisi Nurul makin drop. Dokter kemudian merujuknya ke Rumah Sakit Satelit, Indrapuri, Aceh Besar. Nurul sempat batuk darah.

Karena semakin parah, dia dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh. Bocah malang itu meninggal dunia dalam perawatan intensif di sana pada 26 September 2015.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 10:14

    Analisis Bos PPI soal Prabowo Beri Peringatan ke Pihak yang Bayar Demo

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku tahu pihak-pihak yang membayar aksi demonstrasi. Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai peringatan tersebut menandakan bahwa aksi y

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:11

    Pria di Mamuju Curi Emas 68 Gram Milik Tetangga, Dipakai Main Judol

    Mamuju - Pria di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berinisial FD (30) mencuri uang dan emas seberat 68 gram milik tetangganya. Emas hasil curian itu digadai untuk bermain judi online (judol)

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:07

    Survei Litbang Kompas: Tingkat Kepercayaan Publik ke Polri Naik Jadi 82,4%

    Jakarta - Institusi Polri menunjukkan tren positif dalam Survei Litbang Kompas terbaru. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri versi Survei Litbang Kompas naik signifikan.Survei Litbang Kompas menc

  • Jumat, 26 Jun 2026 10:04

    Kejari Serang Hentikan Kasus Sabu Lewat RJ, Terdakwa Direhabilitasi di Ponpes

    Serang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menggelar proses keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti 0,5 gram. Kejari Serang

  • Jumat, 26 Jun 2026 09:55

    Inggris dan Swiss Pecahkan Rekor Suhu Terpanas pada Juni

    London - Inggris dan Swiss mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah untuk bulan Juni pada Kamis (25/6/2026), di tengah gelombang panas ekstrem yang diperparah oleh krisis iklim di Eropa.Di Ingg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.