Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Pria Keterbelakangan Mental di Medan Dikeroyok Warga

Pria Keterbelakangan Mental di Medan Dikeroyok Warga

Kamis, 18 Feb 2016 09:40
Okezone
foto:ilustrasi

MEDAN-Bibir Angga Ismayadi (20), warga Jalan Watas, Dusun 1, Desa Cinta Rakyat, terluka parah lantaran dipukuli oleh warga Jalan Tebasan, Desa Tanjung Rejo, Pasar 4, Kecamatan Percut Sei Tuan. Belum diketahui pasti penyebab Angga dipukuli.

Namun, diduga Angga dipukuli akibat tak menjawab pertanyaan warga saat ia melintas di sebuah warung tuak. Angga yang mengalami keterbelakangan mental tak dapat menjawab pertanyaan mereka dengan memuaskan.

Beruntung paman korban yang melihat Angga dipukuli berhasil melerai. Namun, orangtua korban tak terima hal tersebut.

Korban bersama orangtuanya, Edi Purwanto (40) beserta istri, Sulastri (39), melapor ke Polsek Percut Sei Tuan. Di kantor polisi, orangtua korban mengaku kalau pelaku pemukulan itu berinisial D. Pasalnya, D merupakan anak pemilik warung tuak, tempat korban melintas untuk ke rumah kakeknya.

"Anak saya itu mau ke rumah kakeknya. Sudah biasa kami ke situ. Jadi saat lewat di warung tuak, dia dipanggil si D. Terus ditanyai dia. Karena payah ngomong, katanya mereka curiga sama anak saya, lalu memukulinya," kata ayah korban, Edi Purwanto, Kamis (18/2/2016).

Dari pengakuan warga yang mengenali korban, ungkap Sulastri, kalau pelaku yang memukuli anaknya itu dilakukan beramai-ramai menggunakan papan kayu.

"Masa mereka main pukul saja. Pakai kayu dan ramai-ramai pula. Padahal dari kecil anak saya dan kami sudah biasa di sana. Kurasa yang mukuli itu kebanyakan bukan asli orang sana, sebab kalau orang sana, pasti kenal," ujar Sulastri.

Sementara itu, Angga mengatakan dipukuli oleh pelaku dengan cara keroyokan dan kedua tangannya dipegangi.

"Pertama dipukul, baru saya ditendang. Setelah itu dilepas, tapi mereka mengambil papan dan saya dipukul lagi. Sempat saya tangkis pakai tangan dan saya sempat melawan karena enggak salah," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Syawal Zufri Siregar ketika dikonfirmasi, mengaku belum menerima laporan tersebut. "Korban masih buat laporan. Nanti kalau sudah selesai, segera kita proses," tutur Zufri.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Senin, 29 Jun 2026 12:15

    Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut Capai 95 Persen, Siap Lanjut Juli 2026

    Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Bulog Sumut) melaporkan pencapaian signifikan dalam realisasi penyaluran bantuan pangan. Hingga saat ini, sekitar 95 persen dari total penerima manfaat di Su

  • Senin, 29 Jun 2026 12:12

    Gandeng Dokter Spesialis Kandungan, Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Terhadap Yuvita

    Kepolisian mendalami unsur kekerasan seksual dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap korban Yuvita Tri Rezeki (29). Kepolisian telah melibatkan dokter spesialis kandungan untuk melakukan peme

  • Senin, 29 Jun 2026 12:07

    Komnas HAM Minta Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Disetop

    Jakarta - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Pramono Ubaid menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya lima Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia

  • Senin, 29 Jun 2026 12:04

    Pemerintah Andalkan Stimulus Rp 26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli dan Ekonomi

    Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan jika pemerintah terus menjaga stabilitas dan ketahanan perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Be

  • Senin, 29 Jun 2026 12:00

    Pemprov DKI Siap Anggarkan Rp 100 Miliar untuk LPDP Jakarta

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk menyokong program beasiswa Lembaga Pengelola D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.