Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Puluhan Warga Diserang Chikungunya, Pemerintah Belum Keluarkan Status KLB

Puluhan Warga Diserang Chikungunya, Pemerintah Belum Keluarkan Status KLB

Sabtu, 09 Jan 2016 08:39
Ilustrasi: Okezone
TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten Tulungagung belum memberlakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB), atas lumpuhnya puluhan warga Dusun Pacet Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu akibat gigitan nyamuk chikungunya.

"Kita belum memberlakukan KLB atas kasus yang terjadi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Gatot DP Poerwanto kepada wartawan, Jumat (8/1/2016).

Sebanyak 52 orang warga Desa Moyoketen mengalami lumpuh mendadak. Mereka mengeluhkan rasa nyeri di persendian kaki dan tangan, pusing, demam hingga muntah. Situasi tidak nyaman itu membuat para warga tidak bisa bekerja.

Hasil pemeriksaan medis, para warga menjadi korban gigitan nyamuk chikungunya, yakni nyamuk sejenis pembawa virus demam berdarah yang memiliki kebiasaan berkembang biak di air bersih.

Gatot mengaku masih akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat. Langkah yang akan diambil petugas adalah melakukan pengasapan atau fogging secara massal pada sumber perkembangbiakkan nyamuk.

"Selain itu juga lebih menggencarkan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk," paparnya.

Kasie P2PL Dinkes Kabupaten Tulungagung, Didik Eka menambahkan selain di wilayah Kecamatan Boyolangu, Chikungunya juga mewabah di Desa Pagersari Kecamatan Kalidawir. Tercatat ada sebanyak 13 warga yang juga lumpuh mendadak. Namun kendati demikian situasi itu tidak serta merta pemkab memberlakukan status KLB.

"Sebab untuk KLB perlu ada syarat tertentu. Misalnya kasus terjadi terus menerus dan meningkat dibanding periode sebelumnya. Kemudian juga meluas di daerah yang sebelumnya tidak ada kasus," jelas Didik.

Didik juga mengakui, bahwa Boyolangu dan Kalidawir merupakan daerah endemis. Selain cuaca yang tidak menentu, kepadatan penduduk dan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penyebab.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.