Sabtu, 27 Jun 2026

Ratusan Balon Gas Membawa Petaka di Boyolali

Jumat, 04 Des 2015 14:43
Ilustrasi: Shutterstock
Ratusa balon gas membawa petaka
BOYOLALI – Empat warga Dukuh Gagatan, Ketoyan, Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah mengalami luka bakar saat berusaha mendapat balon gas dengan untaian banner bertuliskan "Sragen Lebih Maju," Kamis, 3 November.

Masitoh (42), warga Dukuh Gagatan, Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, terbaring di kursi kayu yang ada di depan rumahnya, Kamis. Wajahnya sayu dan kehitam-hitaman. Sebuah kipas angin berputar kencang mendinginkan tubuhnya. Sesekali dia merintih perih setelah sebagian besar tangan dan wajahnya terluka bakar.

Kejadian nahas menimpanya bersama lima orang tetangganya setelah ratusan balon gas yang mendarat di kampungnya meledak sekira pukul 10.30 WIB. Awalnya warga tidak tahu asal balon itu. Namun setelah kejadian, warga menyadari ada untaian banner di balon tersebut bertuliskan "Sragen Lebih Maju".

Tidak hanya Masitoh, beberapa orang tetangganya yakni Yatimah, Mutmainah, Nurhayati, juga mengalami nasib serupa. Tak terkecuali Pujiono (47), warga Dukuh Ketoyan yang sedang mencari kayu di kampung tersebut.

Bardi, warga Karangjati yang kebetulan sedang lewat di kampung tersebut juga jadi korban. Mereka begitu sumringah ketika melihat ada ratusan balon gas mendarat di kampung Gagatan. Mereka pun berlarian mengejar balon tersebut.

"Saya sedang cari batu waktu itu. Ada ratusan balon, saya pun langsung kejar. Saya langsung ingat cucu saya, pasti cucu saya senang sekali kalau dikasih balon warna-warni," kata Masitoh. Dia tidak menduga balon itu akhirnya menjadi petaka bagi dirinya.

Begitu balon itu benar-benar mendarat, mereka pun berebutan. Balon-balon itu diikat menjadi satu. "Dari pada rebutan, saya bilang, di bagi-bagi saja, dua puluh-dua puluh begitu," kata Pujiono menceritakan.

(okezone.com)
Nusantara
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.